Penerapan pola tanam padi IP 400 merupakan salah satu langkah meningkatkan produksi sehingga ketersediaan beras dalam negeri benar-benar mampu dipenuhi sendiri, bahkan surplusnya dapat diekspor.
Pada 2020, NTT mendapatkan alokasi pengembangan kawasan cabai seluas 626 hektare yang tersebar di 19 Kabupaten.
Tanaman porang sangat menjajikan dimana dalam satu hektare dapat menghasilkan Rp180 dengan kurun waktu satu musim tanam.
Saat ini Kementan juga sedang fokus pada program percepatan musim tanam pertama yang berlangsung pada Oktober 2020 hingga Maret 2021.
Kontribusi pertanian pada pemulihan ekonomi nasional tak lepas dari keberhasilan Musim Tanam (MT) 1 dan 2, dimana petani mampu menghasilkan 31 juta ton beras.
Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta setempat juga terus mendorong semangat para petani dalam menanam padi dengan menggelorakan slogan bahwa di Purwakarta setiap hari ada tanam dan setiap hari ada panen.
Data panen Kedelai Provinsi Sulawesi Barat tahun 2019 lalu tedapat luas tanam sebesar 16.158 hektare dengan produksi 28.800 ton biji kering, dengan produktivitas sekitar 1,7 ton per hektare.
Diperkirakan hingga akhir Desember 2020, stok beras surplus 7,53 juta ton.
Program percepatan tanam dan program food estate adalah kolaborasi ideal dalam memperkuat ketahanan cadangan pangan.
Penyuluh Pertanian BPP Batang Asai, Damroh mengatakan tanam perdana kali ini cukup luas dan menggunakan system tanam padi jajar legowo.