Disebutkan bahwa serangan itu bertujuan memperpanjang krisis di negara itu.
Masyarakat internasional perlu menghadapi tindakan Washington yang tidak stabil.
PBB mendesak penyelidikan independen terhadap pembunuhan yang diakibatkan tindakan yang tidak bermoral tersebut.
Korea Utara meminta Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, menindak Amerika Serikat (AS) atas tindakan ilegal merebut kapal kargo milik Pyongyang
Guterres menggambarkan bangunan yang terletak di Enewetak Atoll di Kepulauan Marshall itu sebagai "peti mati" dan merupakan warisan uji coba nuklir era Perang Dingin di Pasifik.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres akan kembali berpartisipasi dan akan menjadi salah satu pemateri dalam sidang terbuka tersebut.
Perubahan iklim masih menjadi ancaman.
Guterres juga mengatakan bahwa hak asasi manusia (HAM) semakin kehilangan tempat.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Senin bahwa ia mengambil keputusan sebagai akibat dugaan bias TIPH