Jerman sedang terburu-buru untuk mempersiapkan pusat vaksinasi di seluruh negeri sehingga dapat mulai menawarkan suntikan dengan cepat begitu vaksin telah disetujui di Eropa.
Pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson mengundang kritik atas penanganannya terhadap krisis COVID-19 karena Inggris merupakan negara yang menghadapi kematian tertinggi di Eropa.
Inggris telah memesan 40 juta dosis dan berharap memiliki 10 juta dosis, cukup untuk melindungi 5 juta orang, tersedia pada akhir tahun jika regulator menyetujuinya
Pengajuan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dilakukan hanya beberapa hari setelah Pfizer dan mitra Jerman BioNTech melaporkan hasil uji coba akhir yang menunjukkan bahwa vaksin tersebut 95% efektif mencegah COVID-19
BioNTech dan Pfizer sedang mengerjakan formulasi vaksin yang disempurnakan yang tidak memerlukan penyimpanan ultra-dingin untuk penanganan yang lebih mudah di negara berkembang.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) bisa mengabulkan penggunaan darurat pada pertengahan Desember 2020. Kemudian, persetujuan bersyarat di Uni Eropa dapat diperoleh pada paruh kedua bulan yang sama.
harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi pada 2020 setelah Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech mengumumkan terobosan vaksin untuk Covid-19.
Pengumuman hasil sementara Sputnik V datang beberapa hari setelah pengembang vaksin Barat Pfizer dan BioNTech mengatakan bahwa vaksin mereka manjur 90 persen cegah COVID-19.
Beberapa jam setelah pengumuman oleh Pfizer dan BioNTech, Komisi Eropa mengatakan akan segera menandatangani kontrak dengan perusahaan tersebut.
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan lebih dari 237.000 orang tewas di Negeri Paman Sam, jumlah kematian terburuk secara global dan melonjak di seluruh wilayah.