Bank Dunia sedang merampungkan proposal pengalihan dana bantuan untuk Afghanistan yang sebelumnya dibekukan, ke sejumlah lembaga kemanusiaan.
PBB memperingatkan, lonjakan orang yang tidak dapat membayar kembali pinjaman, simpanan yang lebih rendah dan krisis likuiditas tunai dapat menyebabkan sistem keuangan runtuh dalam beberapa bulan.
Ribuan pegawai pemerintah Afghanistan harus dibayar setidaknya tiga bulan gaji. Masalah ini merupakan satu dari banyak krisis yang dihadapi Taliban sejak kelompok itu mengambil alih pemerintahan pada Agustus lalu.
PBB memperingatkan, sekitar 22 juta warga Afghanistan atau setengah dari negara itu akan menghadapi kekurangan pangan akut di bulan-bulan musim dingin karena efek gabungan dari kekeringan yang disebabkanpemanasan global dan krisis ekonomi yang diperparah pengambilalihan Taliban.