Pasangan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dilaporkan ke Bawaslu DKI Jakarta.
Hiruk pikuk Pilkada DKI Jakarta menjadi sorotan media asing. Apalagi dikaitkan dengan isu agama.
Pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat unggul dari pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.
Ketua Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat atau Forkum, Gus Sholeh menyebut ada tiga kelompok masyarakat yang akan menentukan Pilkada DKI Jakarta.
Dukungan kepada pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta karena kinerja.
konferensi pers itu menyikapi keputusan dua Ketua Umum PPP, yakni Djan dan Romi yang mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
DPW PPP DKI Jakarta kubu Muhammad Romahurmuziy resmi mendukung pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.
Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) unggul dengan suara 51,4 persen, sedangkan pasaangan Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) 42,7 persen. Adapun yang belum menentukan pilihan sebesar 5,9 persen
Persentase dukungan terhadap Anies-Sandi 47,9 persen, sedangkan Ahok-Djarot terpaut sedikit di bawahnya 46,9 persen.
KPK dituntut tindaklanjuti laporan atas over budgeting di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) era Anies Baswedan.