Kami sedang mempersiapkan kerjasama dengan Mandiri Taspen untuk membantu perencanaan masa pensiun, satu diantaranya mungkin program wirausaha. Dalam waktu dekat ini, akan segera kita tuntaskan pembahasan pembekalan persiapan usaha untuk teman-teman yang akan memasuki masa purnabakti.
Ini adalah sebuah amanah. Insyaallah ikhtiar kita untuk membuat bahan pokok yang terjangkau, lapangan kerja lebih luas, biaya pendidikan lebih murah, nelayan dapat solar yang mudah, petani dapat solar yang mudah. Itu semua ada di perubahan.
Penguatan data dari cadangan Migas kita. Data-data yang kita tawarkan ke investor itu data-data yang sudah jadi. Karena itu investor perlu kepastian untuk melakukan eksplorasi.
Pemerintah harus memberi pelayanan terbaik bagi warga kita yang berada di Jepang. Pastikan WNI yang mengungsi memperoleh kebutuhan, terutama keperluan logistik dan fasilitas medis.
Pada hari ini kita (pemerintah) meresmikan tiga jembatan yang telah selesai di Provinsi Jawa Tengah yaitu Jembatan Tajum Margasana di Banyumas ini senilai Rp72 miliar, kemudian yang kedua Jembatan Karangbawang juga di Banyumas senilai Rp89 miliar dan Jembatan Curug B di Solo, Karang Anyar senilai Rp90 miliar.
Saya sampaikan bahwa perjuangan kita belum tuntas dalam menjemput kemenangan. Survei yang dirilis beberapa lembaga survei, makin hari makin menunjukkan elektabilitas paslon Prabowo-Gibran dan elektabilitas Partai Gerindra mengalami kenaikan.
Mereka tidak sadar kalau sekarang dijebak, karena sejak awal mereka sendiri terlibat menciptakan sistem treshold yang menyebabkan kita kesulitan mencari argumen dari koalisi antara parpol-parpol yang ada.
Kasus ledakan smelter PT. ITTS di Kawasan IMIP yang sampai hari ini mencapai 18 orang korban tewas adalah kasus terbesar dalam sejarah pengoperasian smelter nasional. Kalau tidak ada tindakan korektif dari Pemerintah kita khawatir, smelter ini akan menjadi mesin pembunuh para pekerja kita.
Hari ini cabe mahal, telur mahal, beras mahal, barang-barang mahal, tengkulak jahat, mafia menguasai dan merajalela di mana-mana. Padahal rakyat sudah kerja, kerja, kerja. Ini harus kita slepet.
Yang lebih mengecewakan, proses menjadi cawapres melanggar kode etik Mahkamah Konstitusi. Prosesnya saja menabrak konstitusi, apa mungkin kita bisa mengharapkan dari sosok pemimpin seperti itu untuk memimpin negeri ini.