Aturan ini ranahnya Pemerintah dan kami yakini sudah melewati prosedur penyusunan yang melibatkan masyarakat, kita hormati.
Apalagi kalau kita berbicara komoditas-komoditas strategis pertambangan dan juga perkebunan yang saat ini banyak kita ekspor ke Cina dan juga komoditas-komoditas hilirisasi, terutama ketakutan dari kami adalah Cina mencoba untuk melakukan retaliasi.
Kita panggil MA (Mahkamah Agung), kita panggil KY (Komisi Yudisial), kita minta untuk periksa hakimnya, kalau memang di sana terjadi penyimpangan, pecat hakimnya. Kalau memang kemudian ada pelanggaran pidana, pidanakan hakimnya.
NU dan Muhammadiyah adalah orang tua negara. Kita semua harus menyadari bahwa ada banyak institusi dan organisasi modern yang lahir sebelum negara bangsa kita hadir pada 17 Agustus 1945.
Kalau dalam kontestasi di pilkada kali ini kan tentunya kita tidak bisa memilih siapa yang menjadi lawan. Karena ketika kemudian kita lihat siapa lawannya kita akan lakukan konsolidasi mencari paslon yang bisa mengimbangi.
Pansus haji itu kan memang pada waktu Rapim dan Bamus kita sudah putuskan akan jalan di masa sidang akan datang. Nah sehingga kemarin karena sudah keburu reses, itu belum berjalan.
Menurut saya persoalan kita ini harusnya membendung agar impor ilegal itu tidak masuk. Tapi juga kita harus menggenjot industri dalam negeri untuk memenuhi pasar, jadi yang penting itu.
Elektabilitas atau tingkat kesukaan publik kuncinya ada di media. Kalau kita populis, maka elektabilitasnya pasti naik.
Tadi kita sudah sampaikan bahwa komitmen Indonesia untuk demokrasi dan HAM tidak usah diragukan lagi dan kami sangat senang jika Jepang juga ingin berkontribusi dan bekerjasama untuk menjaga demokrasi dan HAM, khususnya tidak hanya di negara masing-masing tapi di dunia.
Tidak, tidak ada forum untuk itu. Cuma kita ingin dalam forum Mukernas ini Pilkada harus terselenggara sebaik-baiknya, kuncinya adalah memenangkan rakyat.