Pengesahan Yudo sebagai calon Panglima TNI dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR yang digelar hari ini. Anggota dewan menyetujui hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang dilakukan Komisi I DPR terkait pergantian Panglima TNI.
Dia bakal bersaksi untuk terdakwa Direktur PT Diratama Jaya Mandiri sekaligus Pengendali PT Karsa Cipta Gemilang, Irfan Kurnia Saleh.
KPK pun mengucapkan selamat atas penunjukan Laksamana Yudo sebagai Panglima TNI.
Ini orangnya sudah pasti bagus, kinerjanya hasilnya bagus, profesional. Terus enggak genit berpolitik. Tidak punya hasrat, kelihatannya ya.
Seluruh fraksi yang ada di Komisi I DPR mendukung penuh Laksamana Yudo. Karenanya, tidak ada voting yang dilakukan.
Apabila nantinya, saya mendapat kepercayaan jadi Panglima TNI maka saya akan kerahkan segala daya upaya untuk menjamin tidak ada lagi oknum-oknum TNI yang melakukan hal-hal tak terpuji serta bersikap arogan yang dapat merugikan dan menyakiti hati rakyat.
Sebagai bagian dari masyarakat dunia, kita perlu untuk mencermati perkembangan lingkungan strategis yang berpengaruh pada kehidupan berbangsa dan bernegara kita, khususnya aspek pertahanan negara yang merupakan tugas pokok TNI.
Dalam pandangan saya disiplin prajurit TNI dalam lima tahun terakhir itu menurun, Ini perlu diupayakan naik agar menjadi prajurit yang benar-benar disiplin.