Pemerintah harus terus mendukung investasi peningkatan kualitas kesehatan nasional.
Tentu kita bersyukur ya, tapi perlu diingat pencabutan status darurat bukan berarti ancaman Covid-19 sudah berakhir. Covid-19 masih bisa kembali. Bahkan, ke depan peyakit sejenis bisa muncul kapan saja. Jadi mari memikirkan langkah-langkah antisipasi agar kedepan kita lebih siap menghadapi penyakit menular seperti Covid-19.
WHO mengatakan bahwa mencabutnya adalah tanda kemajuan yang telah dibuat dunia di bidang-bidang ini, tetapi COVID-19 akan tetap ada, bahkan jika itu tidak lagi darurat.
Sejumlah negara baru-baru ini mulai mencabut keadaan darurat domestiknya, seperti Amerika Serikat (AS).
Upaya Melindungi Diri dari Ancaman Covid-19 Harus Konsisten Karena Pandemi Belum Berakhir
Konferensi Tingkat Menteri ke-12 WTO tahun lalu sangat kami apresiasi karena mampu menghasilkan banyak kesepakatan penting. Seperti, Perjanjian Subsidi Perikanan tahap pertama, kesepakatan fleksibilitas hak kekayaan intelektual dan transfer teknologi terkait vaksin COVID-19, dan mandat untuk mereformasi kelembagaan WTO. Namun, tentu masih banyak catatan yang perlu kami sampaikan untuk dicapai pada Konferensi ke-13 mendatang.
Usai Libur Lebaran Covid-19 Melonjak, Masyarakat Diingatkan Tidak Panik
Setelah 9 Mei, pengujian terhadap mereka yang memiliki gejala akan dilakukan secara sukarela.
Di sejumlah negara tetangga kita sedang mengalami peningkatan kasus covid-19, sejumlah pihak terkait dan masyarakat harus mewaspadai kondisi tersebut, termasuk di sektor pariwisata.
Dalam 28 hari terakhir, lebih dari 23.000 kematian dan tiga juta kasus baru telah dilaporkan ke WHO, dalam konteks pengujian yang jauh berkurang.