Pompeo mengatakan sanksi keras Washington terhadap Republik Islam ditujukan untuk memberi orang-orang Iran kesempatan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.
Washington akan tetap berkomitmen untuk mengawasi Irak dengan cermat.
Ada lima warga negara Tiongkok dan enam perusahaan, termasuk dua anak perusahaan Cosco Shipping Corporation, menjadi target dalam langkah baru tersebut.
Kampanye represif China di Xinjiang bukan tentang terorisme, tetapi untuk menghapus kepercayaan dan budaya Muslim warganya sendiri.
Pompeo menuding Iran sebagai dalang serangan terhadap pabrik minyak Saudi, yang menyebabkan pemangkasan setengah dari produksi kerajaan.
Pyongyang bersedia melakukan diskusi komprehensif dengan AS pada akhir September pada suatu waktu dan tempat yang disepakati kedua belah pihak.
Pompeo menekan negara-negara Eropa setelah Teheran mengumumkan mengurangi komitmennya di bawah perjanjian nuklir 2015 yang ditandatangani dengan kekuatan utama dunia.
Sanksi itu menyasar program luar angkasa negara dan dua institut penelitiannya.
Iran menyebut alasan Inggris manahan kapal itu tidak dibenarkan karena Teheran bukan anggota Uni Eropa.
Pyongyang menggelar enam kali uji coba rudal dalam tempo waktu satu bulan terakhir, sebagai respon atas latihan militer Korea Selatan (Korsel) dan AS.