Setidaknya 76 orang tewas setelah curah hujan deras yang telah menyebabkan kerusakan sekitar USD 2,5 miliar sejak 19 Maret.
Bencana banjir, longsor dan puting beliung masih menjadi ancaman bagi masyarakat selama bulan Februari 2019 ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menganalisis curah hujan lebat yang menyerang sebagian besar wilayah Indonesia selama beberapa pekan terakhir menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan puting beliung.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta masyarakat untuk waspada terhadap adanya peningkatan hujan di sebagian wilayah Indonesia
Curah hujan ekstrim dimulai sejak Kamis dan terus memukul wilayah itu hingga
Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir ini menuntut kewaspadaan dan antisipasi terjadinya bencana longsor dan banjir.
Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan dan meluapnya sungai.
Jika curah hujan yang mengguyur sejak Minggu pagi hingga sore sudah mereda, maka proses evakuasi terhadap jenazah direncanakan akan dilakukan pada Senin (9/1).
Penyebab banjir lantaran curah hujan yang sedang tinggi dan kondisi geografi Bandung
Jelang akhir tahun, biasanya intensitas curah hujan semakin meningkat. Hal ini kerap dibarengi dengan sejumlah fenomena banjir pada ruas-ruas jalan di setiap kawasan rawan genangan air.