Khusus untuk capaian ekspor lomoditas unggas dan produk unggas, dari data BPS yang diolah Pusdatin Kementan, ekspor Januari-Juli 2020 yaitu sebesar 341,6 Ton dengan Nilai sekitar Rp17,5 miliar.
Negara tujuan ekspor di antaranya Eropa, Amerika, Kanada, Singapura, Hongkong, Malaysia, dan Thailand. Dalam melaksanakan ekspor, perusahaan ini mendapatkan pendampingan dari Badan Karantina Pertanian dalam melakukan prosedur Sanitary Phyto Sanitary (SPS).
PGN juga akan menjajaki pasar ekspor baru LNG, salah satunya akan difokuskan di Asia Selatan
Menurutnya, besarnya angka ekspor menunjukkan bahwa bisnis benih florikultura masih sangat terbuka dan potensial untuk dikembangkan.
Pisang Barangan Jumbo (Bajo) selain digemari dalam negeri juga punya prospek pasar ekspor cukup baik khususnya ke Malaysia sehinga perlu dikembangkan.
Perlu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perjanjian FTA dan implikasi perjanjian tersebut bagi kegiatan ekspor antarnegara mitra FTA di Surabaya.
Melalui pola ini ternyata pemasaran pisang memiliki potensi ekspor yang cukup besar. Bahkan kebutuhannya belum dapat dipenuhi karena banyaknya permintaan.
Sebanyak 75,35 ton SBW dengan nilai ekonomi Rp753 miliar pada semester I 2020 atau meningkat kurang lebih 10 ton jika dibandingkan dengan jumlah pengiriman di periode yang sama di tahun 2019 yakni 65,37 ton saja.
Peningkatan ekspor dari Juni ke Juli terjadi karena adanya peningkatan terhadap migas sebesar 23,77%
Kurun 3 tahun terakhir Kementan terus berupaya menggeliatkan bawang putih nasional melalui skema APBN, wajib tanam importir dan swadaya petani.