Presiden Joko Widodo memastikan dirinya akan hadir secara fisik dalam Sidang Tahunan MPR RI untuk menyampaikan pidato mengenai kinerja lembaga-lembaga negara dalam menjalankan tugas dan kewenangannya selama setahun terakhir.
Sementara 975 orang undangan akan mengikuti secara virtual, dan sebanyak 90 orang mengikuti secara streaming.
Mengingat di tengah kondisi keprihatinan akibat pandemi Covid-19, kohesi sosial dan soliditas kebangsaan justru menjadi titik rawan dan krusial.
Hal ini menanggapi rencana sidang dugaan pelanggaran etik terhadap Lili Pintauli yang akan digelar pada Selasa (3/8) besok.
Desakan mundur untuk Muhyiddin mengemuka pasca Raja Malaysia mengeluarkan teguran atas pencabutan status darurat Covid-19, tanpa terlebih dahulu memberi tahu raja.
Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan bahwa pelaksanaan Sidang Tahunan 2021 MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden RI akan dilaksanakan dengan cara yang ekstra minimalis.
Demikian disampaikan oleh pengacara bos Chelsea, Hugh Tomlinson, dalam sidang pencemaran nama baik atas buku tentang Putin pada Rabu (28/7).
Sidang tuntutan Juliari pun rencananya akan digelar secara virtual di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Melalui keterbukaan informasi pemerintah kepada publik dan segala tindakan atau keputusan harus mampu dipertanggungjawabkan kepada masyarakat secara akuntabel.
Dalam sidang pada Senin, (26/7) kemarin terungkap, Lili disebut berkomunikasi dan memberikan petuah kepada Syahrial.