Bibit unggul yang dibagikan bahkan bisa lebih dari dua ton per hektare.
Kabupaten Ciamis memiliki keunggulan komparatif beberapa komoditas seperti kelapa dan kopi karena kultur tanam, dan agro klimat yang cocok.
Tujuan pemberian bibit unggul itu, lanjut Amran, juga sebagai langkah untuk mengembalikan kejayaan rempah-rempah yang dulu pernah jaya pada 1602 silam.
Amran juga melepas bantuan ke petani Cianjur sebanyak 58 truk yang terdiri dari benih padi, jagung pakan, jagung manis, kedelai, bawang putih, kangkung dan cabai rawit, bibit manggis, alpukat, kopi, bibit ayam (DOC) plus kandang, obat-obatan dan pakan, bantuan juga anak ayam serta kambing
Untuk mendapatkan pemimpin yang baik, menurut Mahyudin masyarakat harus menggunakan hati nurani dalam menentukan pilihan. Harus dilihat bobot, bibit dan bebet. Bukan semata karena bantuan sembako atau uang transportasi.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan upaya Mentan Amran untuk mendorong peningkatan produksi komoditas kopi khususnya di Tanah Toraja.
Kepada ibu-ibu majelis taklim, Mahyudin meminta untuk memilih pemimpin dan anggota legislatif berdasarkan bibit, bebet, dan bobot.
Kementan terus mendorong peningkatan produksi melalui program hilirisasi industri, termasuk memberi bantuan bibit, alsintan dan pendampingan bimbingan teknis.
Menteri Amran juga memberikan tambahan bantuan bibit kakao tahun 2019 untuk Provinsi Selatan sebanyak 500 ribu batang.
Pemerintah akan membagikan ke seluruh wilayah Indonesia sebanyak 37 juta bibit kakao.