Negeri Tirai Bambu masih menyimpan keraguan tentang kemampuannya untuk melakukan serangan mengingat pengalaman Rusia dalam perangnya dengan Ukraina.
Pada Jumat (24/2), Negeri Tirai Bambu merilis 12 poin tentang konflik dan menyerukan pembicaraan damai yang mendesak serta penyelesaian politik untuk krisis Ukraina.
China mempertimbangkan untuk memberikan dukungan mematikan ke Moskow mulai dari amunisi hingga senjata itu sendiri.
Zelenskyy tidak mengatakan kapan atau di mana dia berencana untuk bertemu Xi, tetapi mengungkapkan harapan bahwa China akan mendukung perdamaian yang adil dan Ukraina.
Gu Huaizhong yang tak lain adalah warga negara asing (WNA) asal China itu diduga tidak membayar kewajibannya dari nilai kontrak pembelian nickel sebanyak 44 tongkang.
Militer China akan mengambil catatan dari invasi Rusia ke Ukraina, yang dimulai satu tahun lalu dengan Rusia gagal merebut Kyiv pada hari-hari pembukaan perang.
Amerika Serikat (AS) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) memperingatkan Beijing agar tidak memberikan dukungan militer kepada Rusia.
Ukraina mendapat dukungan kuat dalam pemungutan suara tidak mengikat yang menghasilkan 141 dari 193 anggota PBB mendukung, tujuh menentang dan 32, termasuk China dan India abstain.
Beijing telah berusaha memposisikan dirinya sebagai pihak netral, sambil mempertahankan hubungan dekat dengan sekutunya Rusia.