Indikator kesejateraan petani secara ekonomi tercermin dari peningkatan pendapatan serta konsumsi yang mencakup jumlah, kualitas, dan keragaman.
Reforma agraria sudah menjadi urgensi untuk menjamin kepastian hukum dalam status, kepemilikan dan hak-hak atas tanah, serta menyelesaikan berbagai persoalan sengketa tanah di lapangan.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu menyerap produk hortikultura hasil petani yang mengalami fluktuasi harga serta membantu meringankan beban masyarakat pada kondisi pandemi.
Kehadiran pandemi covid-19 telah membuka mata kita untuk memperhatikan sektor pertanian yang selama ini cenderung diabaikan.
Selama ini, masih banyak petani yang bingung tentang pemasaran dan sulitnya menemukan pasar yang cocok untuk hasil taninya.
Aplikasi Petani Petani Smile yang dikembangkan Puslatan merupakan aplikasi yang dirancang untuk memudahkan para masyarakat pertanian mengakses kegiatan pelatihan dari 10 UPT.
Bustanul tidak menampik bahwa masih banyak kekurangan pada bahan pelatihan yang dapat dibuka hanya dari satu aplikasi itu.
Transformasi pertanian bukan hanya keharusan, tapi juga merupaka kebutuhan mengingat perkembangan zaman dan juga jumlah penduduk yang terus bertambah secara signifikan.
Event ini mampu menjaring para buyer baik dari kalangan mal, hotel, restoran, kafe dan perusahaan untuk berbisnis dengan petani.
Jika para penyuluh pertanian melek informasi teknologi, maka para petani dapat mengembangkan subsektor pertanian dengan cepat dan akurat.