Kapal perang Angkatan Laut Inggris, HMS Duncan, tiba di Teluk Persia, pada Minggu (28/7)
Iran mengecam rencana "provokatif" Inggris untuk melakukan misi angkatan laut yang dipimpin Eropa
India mendesak Iran agar segera membebaskan sisa anak buah kapal (ABK) tanker, pasca ditangkap di Selat Hormuz.
Akhir November 2018, Rusia menyita dua kapal angkatan laut Ukraina dan kapal derek beserta 24 anggota awaknya karena memasuki perairannya di Selat Kerch, yang kemudian memicu konflik.
Iran telah membebaskan sembilan anak buah kapal (ABK) yang berasal dari India, setelah sebuah kapal tanker berbendera Panama ditangkap
Dehqan juga mengingatkan Inggris tentang kemungkinan konsekuensi atas seruannya untuk menempatkan pasukan Eropa di Selat Hormuz untuk mengawal kapal tanker.
Tensi meningkat setelah dua kapal tanker Inggris dan awaknya diambil alih kendali Iran. Inggris meminta Iran segera membebaskan.
Pernyataan Zarif itu disampaikan setelah Inggris mengeluarkan ancaman atas penyitaan kapal berbendera Inggris pada Jumat (19/7). Stena Impero ditangkap dan dilakukan penyelidikan setelah kapal tanker itu menabrak kapal nelayan Iran di Teluk Persia.
Penyitaan kapal tanker minyak Iran yang dilakukan Inggris di Selat Gibraltar belum mempengaruhi pasokan minyak negaranya.
Para anggota parlemen mengatakan, beberapa minggu terakhir telah menyaksikan tindakan sabotase yang mencurigakan di wilayah tersebut serta penyitaan ilegal sebuah kapal tanker Iran oleh pemerintah Inggris.