Arab Saudi menuduh Iran memerintahkan serangan pesawat tak berawak ke stasiun pompa minyak di kerajaan itu, yang diklaim kelompok Houthi, dan sabotase tanker minyak di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA).
Serangan itu terjadi dua hari setelah empat kapal, termasuk dua kapal tanker minyak Saudi, disabotase di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA).
Sebuah kapal tanker yang mengangkut minyak Iran diketahui melakukan bongkar muat di tengah laut, dekat Kota Zhoushan, China.
Untuk merahasiakan pengangkutan minyak ke Suriah, tanker-tanker minyak Iran mematikan sistem GPS selama perjalanan.
Kapal tanker minyak Arab Saudi yang membawa minyak senilai USD60 juta atau sekira Rp914 miliar tiba di pelabuhan Aden Yaman pada Senin (29/10).
Tanker minyak Saudi mengalami kerusakan ringan akibat serangan milisi Houthi.
Menurut laporan itu, minyak mentah tersebut dikirim dari kapal ke kapal di laut menggunakan tanker Korea Utara. Disebutkan setidaknya 89 kali pengangkutan.
China memantau empat slick minyak dari kapal tanker Iran yang tenggelam.
Polisi telah menyita jutaan dolar secara tunai dan sebuah kapal tanker kecil dalam operasi penyengat yang melibatkan penggeledahan serentak di Singapura.