Semoga semakin memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara
Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong parlemen dari negara-negara yang tergabung dalam Inter-Parliamentary Unit (IPU) aktif mengupayakan pemerataan ketersediaan vaksin di seluruh dunia.
Diplomasi Parlemen kembali dilakukan di awal periode DPR RI periode 2019-2024. Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin memimpin delegasi DPR RI ke pertemuan Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-141 di Belgrade, Serbia.
Ketua DPR RI Puan Maharani memfasilitasi suara-suara dari generasi muda yang menginginkan dunia menjadi lebih baik lewat gerakan nyata mengatasi perubahan iklim.
DPR RI belum bisa masuk kategori parlemen modern sebagaimana dimaksud International Parliamentary Union (IPU). Sebab, DPR belum independen secara anggaran maupun birokrasi.
Dalam rangka memperkuat fungsi parlemen atau menciptakan parlemen yang modern, paling tidak DPR RI harus memenuhi lima syarat dari pandangan yang disampaikan International Parliamentary Union (IPU).
Tema utama yang dibahas dalam Sidang IPU kali ini sebenarnya mencakup isu-isu besar, seperti penanganan pengungsi Rohingya, perlindungan terhadap buruh migran, penanggulangan terorisme, juga usulan Indonesia untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
Anggota Komisi X DPR RI Irine Yusiana Roba Putri yang mewakili Indonesia dalam konferensi IPU Global Conference of Young Parliamentarians, mengatakan semua delegasi bersepakat untuk mendorong kebijakan yang melawan ujaran kebencian, diskriminasi, rasisme, dan xenophobia.
Proposal emergency items terkait krisis Rohingya yang diusulkan oleh delegasi parlemen Indonesia berhasil diadopsi menjadi resolusi sidang IPU ke-137. Hal itu setelah memenangkan voting dengan 1.027 dukungan dalam sidang ke-137 IPU.
DPR menyerukan agar negara yang tergabung dalam Inter Parliamentary Union (IPU) semakin mengokohkan pelaksanaan demokrasi dan penegakan HAM dalam kehidupan berbangsa di dunia.