Luas tanam padi yang terkenan dampak kekeringan selama periode Januari-Juni 2019 sekitar 20.964 hektare.
TNI sendiri selama empat tahun terkakhir sudah melibatkan diri pada penanganan dampak kekeringan.
Musim kemarau menjadi momentum menambah areal tanam baru di daerah rawa.
Wilayah yang terancam terdampak kekeringan terutama di Pulau Jawa, Bali, NTB dan NTT.
Berdasar hasil analisa teridentifikasi adanya potensi kekeringan meteorologis yang tersebar di sejumlah wilayah.
Daerah yang mengalami KLB Hepatitis A secara geografis adalah daerah pegunungan yang sedang mengalami musim kemarau sehingga kesulitan mendapat air bersih.
Memasuki musim kemarau, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menjalankan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kekeringan pada lahan pertanian.
Selain itu program Safari Berkah Tandon ini juga bertujuan untuk dapat membantu masyarakat Jatim khususnya kabupaten-kabupaten yang terkena dampak kekurangan air bersih karena musim kemarau berkepanjangan.
Musim kemarau yang melanda Indonesia tidak menyurutkan semangat petani untuk meningkatkan produksi, pasalnya petani di Gunung Kidul berhasil meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dengan penerapan sistem persemaian “Culik” ditengah musim kemarau tahun ini
Lahan rawa sebagai lahan sub optimal memiliki potensi luas 12,3 juta hektare