Pasca aksi damai 411 dan 212 banyak pihak yang terjerat kasus hukum melalui UU ITE.
Partai Gerindra memaklumi Polri menghabiskan anggaran sebesar Rp 76 miliar saat pengamanan aksi demo bela Islam pada 4 November (411) dan 2 Desember (212).
Sebagai putri proklamator kemerdekaan, Rachmawati Soekarnoputri sangat faham apa makna makar dan bagimana konsekuensinya. Karena itu, sangat tidak mungkin rencana seperti itu ia lakukan.
Tito menyebutkan sejumlah oknum pelaku teror ditangkap di sejumlah daerah tepat malam sebelum aksi 212
Polri bakal berurusan dengan BPK terkait dana senilai Rp76 miliar yang dihabiskan saat pengamanan aksi demo menuntut kasus hukum Ahok.
Polri menghabiskan total biaya hingga Rp76 miliar untuk pengamanan aksi bela Islam pada 4 November (411) dan 2 Desember (212).
Rachmawati Soekarnoputri mengaku sama sekali tidak berencana menunggangi aksi superdamai 212, apalagi untuk membelokkan massa ke MPR/DPR
Polri menghabiskan total biaya hingga Rp76 miliar dalam rangka pengamanan aksi bela Islam pada 4 November (411) dan 2 Desember (212).
Kehadiran Presiden Jokowi dalam aksi super damai pada 2 Desember (212) menuai pujian dan kritikan.
Presiden Jok Widodo (Jokowi) menyempatkan diri untuk memenuhi permintaan peserta aksi memberikan pidato singkat. Percaya diri presiden bergerak maju diantara ribuan peserta.