News

Gus Muhaimin: Sistem Proporsional Tertutup Membahayakan Demokrasi Indonesia

Semua persiapan sudah siap baik itu partai, KPU, anggaran, kalau tiba-tiba diubah mengganggu siklus semua itu.
Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin/Cak Imin)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa wacana sistem proporsional tertutup sangat mengganggu siklus demokrasi Indonesia. Terlebih, saat ini tahapan persiapan Pemilu 2024 sudah berjalan.

"Semua persiapan sudah siap baik itu partai, KPU, anggaran, kalau tiba-tiba diubah mengganggu siklus semua itu," kata pria yang biasa disapa Gus Muhaimin ini ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/1).

Wakil Ketua DPR RI ini menilai usulan agar sistem proporsional tertutup diterapkan dalam Pemilu 2024 tidak logis. Sebab, usulan ini digaungkan satu tahun sebelum pelaksanaan dan semua proses demokrasi hampir rampung.

"Ya kalau ide itu 4 tahun sebelum pemilu rasional kalau tinggal setahun sih enggak rasional," tegasnya.

Disisi lain, Gus Muhaimin menilai usulan sistem proporsional tertutup membahayakan sistem demokrasi Indonesia. Sebab, persiapan hingga anggaran untuk kontestasi politik telah digelontorkan pemerintah ke penyelenggara pemilu.

"Tapi kalau pemilu sudah sangat dekat begini, kemudian semua persiapan sudah berjalan, anggaran dan berbagai perencanaan sudah tahapannya berlangsung tiba-tiba perubahan sistem akan sangat membahayakan demokrasi kita," tandasnya.