Jakarta, Jurnas.com - Dukungan bagi sektor usaha kecil terus digencarkan melalui berbagai inisiatif strategis. Pertamina kembali memperluas akses pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya lewat ajang Pertamina SMEXPO 2026 yang dihelat di Bekasi pada Sabtu (31/10).
Kegiatan yang melibatkan 50 UMKM ini dirancang sebagai wadah bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan, mendongkrak penjualan, serta membuka peluang bisnis baru yang berpotensi menyerap tenaga kerja.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan bahwa pameran ini tidak sekadar memberikan pembinaan, tetapi juga mempertemukan langsung para pelaku usaha dengan target pasar mereka.
"Melalui SMEXPO, selain membina UMKM, kita juga mempertemukan mereka dengan pasarnya," ujar Arya.
Rangkaian acara ini sebelumnya telah sukses digelar di berbagai kota seperti Pekanbaru, Cirebon, dan Yogyakarta. Setelah Bekasi, kegiatan serupa direncanakan berlanjut ke Cilacap sebelum ditutup dengan puncak gelaran SMEXPO nasional di Jakarta.
Inovasi Produk Kreatif di Ajang SMEXPO
Ajang ini dimanfaatkan secara optimal oleh para mitra binaan untuk menampilkan inovasi terbaru mereka. Salah satunya adalah Imah Keramik asal Bogor yang digeluti oleh Sissy. Ia menghadirkan perhiasan keramik artistik bernuansa wastra Indonesia yang dilengkapi sentuhan motif batik.
Menariknya, stan ini juga menyediakan pengalaman interaktif di mana pengunjung dapat merangkai gelang keramik sendiri sesuai selera. Menurut Sissy, kehadiran di SMEXPO menjadi momen penting untuk memperkenalkan inovasi produk yang baru dikembangkan tahun ini.
Sinergi dan Komitmen Berkelanjutan
Pelaksanaan SMEXPO di Bekasi turut didukung oleh Pertamina Foundation serta sejumlah entitas Pertamina Group, seperti Patra Jasa, Perta Life Insurance, IHC, dan Pertamina Lubricants.
Direktur Operasi Pertamina Foundation, Gusman Adiwardhana, menekankan bahwa pengembangan UMKM harus ditopang dengan pendampingan berkelanjutan untuk mengatasi tiga tantangan utama, yakni pembiayaan, akses pasar, dan kualitas produk. Hingga kini, program pemberdayaan dari Pertamina Foundation telah menjangkau mitra binaan serta local heroes di 28
provinsi di Indonesia.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Persatuan Wanita Patra (PWP), Priscilia Simon Mantiri, mengapresiasi peran penting perempuan pelaku UMKM dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Ia menilai bahwa kesempatan dan kepercayaan merupakan kunci utama bagi perempuan untuk mengembangkan usaha yang berdampak luas bagi masyarakat.





