https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Masyarakat Diminta Dukung Vaksinasi Covid-19 Nasional dengan Tidak Sebarkan Hoax

Aliyudin Sofyan | Minggu, 14/03/2021 18:28 WIB



Fenomena penyebaran hoax yang terjadi dalam proses vaksinasi Covid-19 nasional ini harus segera diantisipasi dengan strategi yang tepat agar tidak terulang. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat meminta masyarakat mendukung sepenuhnya proses vaksinasi Covid-19 secara nasional agar berjalan lancar.

Berita hoax dalam pelaksanaan vaksinasi dikhawatirkan mengganggu pencapaian target vaksinasi Covid-19 nasional.

"Sangat memprihatinkan bila masih ada pihak-pihak yang menyebarkan kabar bohong terkait tahapan vaksinasi Covid-19, sehingga masyarakat dirugikan, apalagi yang terkena dampaknya para lansia," kata Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/3), menyikapi banyaknya warga lansia yang terkecoh kabar bohong saat mendatangi Sentra Vaksin Covid-19 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Vaksinasi yang hanya ditujukan kepada lansia warga DKI Jakarta itu, dikabarkan lewat sosial media oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, berlaku untuk semua lansia. Akibatnya, sejumlah lansia yang tinggal di kawasan sekitar Jakarta pun datang, namun tidak bisa dilayani.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, fenomena penyebaran hoax yang terjadi dalam proses vaksinasi Covid-19 nasional ini harus segera diantisipasi dengan strategi yang tepat agar tidak terulang.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Rerie berharap, para penyelenggara vaksinasi Covid-19, memiliki tata kelola informasi yang memadai dan mudah dipahami masyarakat, untuk menghindari pemahaman yang keliru terhadap informasi yang disampaikan.

Apalagi laman www.kemkes.go.id mencatat hingga Sabtu (13/3) jumlah masyarakat yang  divaksinasi dosis kedua sejumlah 1,45 juta orang. Sementara jumlah masyarakat yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama 3,98 juta orang.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

Padahal, ungkap Rerie, syarat minimal 70% populasi penduduk divaksinasi untuk mendapatkan kekebalan kelompok, sekitar 181 juta orang.

Sehingga, tegas Rerie, masih banyak pelaksanaan vaksinasi secara massal yang harus dilaksanakan di hari-hari mendatang untuk mencapai target tersebut.

Karena itu, ujarnya, diperlukan tata kelola penyampaian informasi yang mampu menangkal hoax, untuk memperlancar proses vaksinasi secara massal.

Kanal-kanal informasi yang kredibel untuk mengkonfirmasi berita-berita terkait vaksinasi, menurut Rerie, sangat diperlukan untuk menghindari kebingungan masyarakat dalam proses vaksinasi Covid-19 nasional.

Bagi masyarakat, Rerie berharap, harus semakin bijak dalam menyikapi informasi yang belum pasti kebenarannya, untuk menghindari penyebaran berita hoax.

Selain itu di masa pandemi Covid-19 ini, tegas Rerie, dukungan masyarakat dalam bentuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan, sangat diharapkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Hoax Vaksinasi Lansia

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777