https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

HNW: Pancasila Anugerah Tuhan Yang Harus Disyukuri dan Dijaga

Aliyudin Sofyan | Senin, 08/03/2021 21:00 WIB



HNW mengajak peserta dan seluruh rakyat untuk menghormati Bapak Bangsa Indonesia yang telah susah payah menggali serta menyusun Pancasila yang luarbiasa. Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengungkapkan bahwa Pancasila adalah pondasi kuat warisan para Bapak Bangsa, sebagai penjaga eksistensi negara Indonesia sejak awal merdeka hingga kini.

Pondasi yang ditanamkan tersebut tidak main-main. Karena, telah melalui pemikiran, diskusi dan perdebatan yang dalam sehingga, walaupun para Bapak Bangsa seperti Bung Karno, Bung Hatta, Moh. Yamin, Moh. Natsir dan lainnya telah wafat seluruhnya, tapi Indonesia tidak ikut wafat. 

Sebab, pondasi tersebut telah begitu mengakar menghujam sanubari rakyat dan bertahan sampai sekarang.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

“Menurut saya, itu adalah anugerah Allah SWT yang harus kita syukuri bersama dan harus dijaga terus terutama oleh generasi saat ini,” katanya, saat hadir secara virtual pada acara Sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dengan Yayasan Senyum Bersama Indonesia, kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2021).

Dari catatan sejarah, lanjut Hidayat, ada contoh nyata negara Yugoslavia yang juga memiliki Bapak Bangsa pendiri negara sekaligus tokoh fenomenal saat itu yakni Josip Broz Tito, malah hancur menjadi negara-negara kecil begitu Bapak Bangsanya tiada.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Padahal, Yugoslavia hanya negara daratan yang tidak terlalu besar dengan tiga atau empat etnis serta tiga agama yang berbeda yakni Islam, Kristen Katolik dan Kristen Ortodoks tapi, persatuan mereka sangat ringkih sehingga mudah pecah.

Sedangkan Indonesia, sebuah negara kepulauan yang luas terdiri dari 17 ribu pulau lebih menyebar dari Sabang sampau Merauke, didiami 200 juta lebih manusia terbagi atas 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010 dengan beragam bahasa, warna kulit, agama, kepercayaan, serta budaya, namun landasan berdirinya negara sangat kuat tidak mudah tercerai berai.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

“Mengapa hal itu bisa terjadi, karena pendiri bangsa Yugoslavia dalam mendirikan negara, tidak menghadirkan satu ideologi yang mampu mempersatukan semua perbedaan yang ada. Sehingga begitu pendiri bangsanya wafat, pondasi negara tidak kuat menahan berbagai keberagaman, lalu pecah. Indonesia memiiki Pancasila sehingga hal tersebut tidak terjadi,” terang politikus yang akrab disapa HNW ini.

Di sesi akhir, HNW mengajak peserta dan seluruh rakyat untuk menghormati Bapak Bangsa Indonesia yang telah susah payah menggali serta menyusun Pancasila yang luarbiasa tersebut dengan cara memahami dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Hidayat Nur Wahid Bapak Bangsa Pancasila

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777