https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Penanaman Nilai Kebangsaan Bagi Warga Negara Dorong Ketaatan terhadap Etika

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 26/02/2021 20:02 WIB



Rerie menilai, untuk meningkatkan tata krama masyarakat dalam berinternet perlu menanamkan norma berkomunikasi lewat internet dengan meningkatkan literasi digital masyarakat. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan harus konsisten dan terukur agar warga negara mampu menjunjung tinggi etika untuk mengimbangi percepatan perkembangan informasi yang terjadi di masyarakat.

"Laporan Microsoft bulan ini yang mengungkap merosotnya tingkat kesopanan pengguna internet di Indonesia jika dibandingkan tahun lalu, harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan di negeri ini," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/2)

Menurut Lestari, di era digital dengan tata cara berkomunikasi antar masyarakat yang intens lewat jaringan internet, kabar merosotnya tingkat kesopanan pengguna internet di Indonesia itu sangat memprihatinkan.

Baca juga :
KPK Dalami Penunjukan Mitra PT Telkom dalam Korupsi Digitalisasi SPBU

Apalagi, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, selama ini Indonesia terkenal dengan masyarakat yang ramah dan selalu mengedepankan sopan santun dalam berinteraksi di tengah masyarakat.

Seperti diberitakan, Microsoft merilis laporan terbaru berjudul Digital Civility Index (DCI) pada Februari 2021 yang mengukur tingkat kesopanan digital pengguna internet saat berkomunikasi di dunia maya.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Dalam riset tersebut, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, tingkat kesopanan pengguna internet di Indonesia memburuk delapan poin ke angka 76 dari tahun sebelumnya, dan menempatkan warganet Indonesia di urutan terbawah se-Asia Tenggara.

Menurut Rerie, sebagai bangsa yang dilahirkan di atas nilai-nilai yang terkandung dalam empat konsensus kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI), dalam bersikap dan berkomunikasi lewat media apa pun seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan tersebut.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Rerie menilai, untuk meningkatkan tata krama masyarakat dalam berinternet perlu menanamkan norma berkomunikasi lewat internet dengan meningkatkan literasi digital masyarakat.

Tentu saja, tegas Rerie, muatan norma dalam literasi digital yang diberikan kepada masyarakat juga harus mengandung nilai-nilai kebangsaan yang selama ini menjadi tolok ukur kita dalam bersikap.

Rerie berharap para pemangku kepentingan harus segera mengambil langkah yang strategis, konsisten dan terukur agar nilai-nilai kebangsaan bisa segera dipahami dan menjadi dasar bersikap bagi setiap warga negara di republik ini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Digital Internet Etika Kesopanan

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777