https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pilkada di Tengah Pandemi, Gus Jazil Ajak Semua Calon Jaga Situasi Kondusif

Aliyudin Sofyan | Minggu, 08/11/2020 13:34 WIB



Foto Gus jazil

BANDUNG, jurnas.com - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang di 270 kabupaten/kota dan provinsi berlangsung dalam situasi yang tidak normal, seiring terjadinya pandemi Covid-19 dan krisis multidimensi yang sekarang melanda Indonesia.  

Gus Jazil mengatakan, dalam kondisi anomali seperti sekarang, pihaknya mengajak semua calon kepala daerah, partai politik, dan juga aparat untuk selalu waspada.

"Kontestasi pilkada ini bukan hanya menang-menangan, tapi pencalonan ini untuk mendarmabaktikan, untuk iling (ingat) dan waspada kepada sesama," ujarnya saat Press Gathering Pimpinan MPR dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen dengan tema `Visi Misi NKRI bagi Calon Kepala Daerah` di Kota Bandung, Sabtu (7/11/2020).

Baca juga :
Pemprov Jabar Targetkan 3.600 Koperasi Merah Putih Rampung Juli 2026

Gus Jazil mengatakan, biasanya dalam kontestasi pilkada, kerap kali ada banyak masalah, baik sebelum digelar, saat berlangsung maupun ketika selesai pemungutan suara. Karena itu, pihaknya berharap Pilkada Serentak 2020 berlangsung lancar. 

"Saya khawatir atas dasar pesta demokrasi yang setengah-setengah karena pandemi, kemudian terjadi keributan setelah itu, tidak menutup kemungkinan. Makanya saya mengajak seluruh aparatur kita semua untuk selalu waspada, untuk selalu menjaga keadaan yang kondusif, dan kita bisa membangun karena memang Indonesia saat ini dalam keadaan krisis," tuturnya.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Gus Jazil mengatakan, pilkada adalah perwujudan dari kedaulatan rakyat yang diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sekaligus pengejawantahan Sila ke-4 Pancasila yaitu `kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan`.

Terkait maraknya berita bohong (hoaks) yang kerap mewarnai pelaksanaan pilkada, Gus Jazil mengatakan bahwa jawaban dari persoalan itu adalah pendidikan politik bagi masyarakat.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

"Untuk melawan cara-cara yang tidak berbudaya dalam pertarungan, jawabnya adalah pendidikan politik. Tanggung jawab itu tidak bisa hanya dibebankan kepada parpol, kami mengajak mengedepankan pendidikan politik," tuturnya.

Pendekatan represif melalui UU Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE) dalam menangani hoaks, menurut Gus Jazil memang agak keras dan cenderung mengancam kebebasan masyarakat. Karena itu, dirinya lebih mengedepankan pendidikan politik sehingga masyarakat lebih dewasa dalam mengikuti kontestasi politik. 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gus Jazil MPR Pilkada Serentak Covid-19

Humanika

Senin, 13/07/2026 07:07 WIB

Kapan Waktu Terbaik Membaca Sholawat?

Senin, 13/07/2026 06:06 WIB

Lima Sedekah yang Pahalanya Terus Mengalir

Senin, 13/07/2026 01:01 WIB

13 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777