https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Dia Pesawat Komersial Pertama Bebas Emisi dan Polusi

Redaksi | Selasa, 29/09/2020 17:11 WIB



Penerbangan dengan pesawat berkontribusi total sebesar 3.5% terhadap efek perubahan iklim dan Global Warming. 2/3 nya berasal dari gas emisi yang dihasilkan pesawat
  Ilustrasi Pesawat

Inggris, Jurnas.com - Pesawat Komersial, sebagai salah satu alat transportasi jarak jauh masyarakat dunia, telah diteliti memiliki andil dalam mempercepat pemanasan permukaan bumi atau yang dikenal dengan fenomena Global Warming.

Penerbangan dengan pesawat berkontribusi total sebesar 3.5% terhadap efek perubahan iklim dan Global Warming. 2/3 nya berasal dari gas emisi yang dihasilkan pesawat.

Percepatan pemanasan bumi ini dapat terjadi karena gas emisi buangan yang dihasilkan pesawat di atmosfer udara atas (stratosfer & toposfer). Gas buangan pesawat akan membentuk serupa ekor gas buangan atau yang biasa dikenal dengan contrail pesawat.

Baca juga :
Berbagai Cara Menghindari Begal saat Berkendara Malam Hari

Radiasi matahari yang menuju ke bumi akan tertahan oleh awan sirrus yang terbentuk dari contrail pesawat tersebut sehingga menyebabkan fenomena Global Warming secara perlahan.

Dari latar belakang tersebut, perusahaan kolaborasi antara Amerika – Inggris bernama ZeroAvia melakukan studi dan pengembangan mengenai pesawat bebas emisi dengan menggunakan bahan bakar hidrogen.

Baca juga :
7 Wilayah yang Kerap Jadi Sasaran Aksi Begal

Dari pengembangan tersebut mereka berhasil menciptakan pesawat komersial pertama berukuran 6 penumpang, yang telah berhasil melakukan terbang perdananya di langit Bedfordshire – Inggris.

Pesawat melakukan lepas landas dari landasan bandara Cranfield, sebagai lokasi utama sekaligus fasiltas riset dan pengembangan ZeroAvia.

Baca juga :
Asal Usul Kata Begal, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Dulu

Serangkaian uji yang dilakukan meliputi penerbangan selama 20 menit di udara, parkir (taxi), lepas landas, pola sirkuit penuh dan pendaratan. Penerbangan penuh sejauh kurang lebih 400km dari pulau Orkney akan direncanakan kedepannya di tahun ini.

Sel bahan bakar hidrogen menciptakan arus listrik untuk mengisi daya baterai dan motor listrik dengan cara menciptakan campuran reaksi kimia antara zat hidrogen dan oksigen yang didapat bebas di udara.

Satu-satunya zat buang yang dihasilkan oleh proses kimiawi pesawat tersebut adalah Air. Berbeda dengan pesawat komersial pada umumnya yang menghasilkan zat buang CO2 dan gas emisi kimia lainnya yang berkontribusi besar terhadap percepatan Global Warming.

Eksekutif tinggi ZeroAvia, Val Miftakhov mengungkapkan ; “dalam tim dan siapapun yang tertarik dengan penerbangan bebas emisi, sangat sulit mengungkapkan keberhasilan ini dalam kata-kata.”

“Selama ini beberapa eksperimen akan pesawat bebas emisi yang menggunakan sel hidrogen sudah banyak dilakukan, namun dengan penerbangan perdana pesawat ukuran komersial ini menandakan bahwa setiap penumpang dapat menaiki pesawat bebas emisi dalam waktu yang sangat dekat.”

ZeroAvia pun berharap semua penerbangan komersial dapat bebas emisi di tahun 2023. (Daily Mail)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pesawat Global Warming

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777