https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Keok dari Jerman Tak Cerminkan Kualitas Pantai Gading, Ini Alasannya

Mutiul Alim | Minggu, 21/06/2026 16:15 WIB



Tim nasional Pantai Gading harus menelan pil pahit setelah menjadi korban comeback tragis dari Jerman dengan skor 1-2 Pertandingan Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026 (Foto: Sports Mole)

Toronto, Jurnas.com - Tim nasional Pantai Gading harus menelan pil pahit setelah menjadi korban comeback tragis dari Jerman dengan skor 1-2, pada laga penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 yang berlangsung di BMO Field, Toronto pada Minggu (21/6).

Sempat unggul terlebih dahulu lewat gol pembuka Franck Kessie, lini pertahanan kokoh skuat berjuluk The Elephants ini akhirnya runtuh di masa injury time akibat dua gol larut yang dicetak oleh penyerang pengganti Jerman, Deniz Undav.

Kendati menderita kekalahan dramatis dan harus kehilangan bek kanan Wilfried Singo yang mengalami cedera otot, tim asuhan Emerse Fae ini dinilai memiliki prospek yang sangat cerah.

Baca juga :
Dramatis Bawa Jerman ke Babak Gugur, Ini Profil Deniz Undav

Sebagai skuat dengan rata-rata usia termuda di gelaran Piala Dunia 2026, Pantai Gading menunjukkan performa impresif yang membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas yang menjadi modal berharga, menjelang laga penentu melawan Curaçao pada Kamis mendatang.

"Sepak bola adalah permainan sederhana. 22 orang mengejar bola selama 90 menit dan pada akhirnya, Jerman yang selalu menang," ujar legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker, menggambarkan mentalitas Jerman kembali menjegal performa apik Pantai Gading di menit-menit akhir, dikutip dari Sports Mole.

Baca juga :
Wajib Menang! Spanyol dalam Tekanan Jelang Hadapi Arab Saudi

Berikut ini tiga alasan kekalahan melawan Jerman tak mencerminkan kualitas Pantai Gading:

1. Kedalaman Skuat yang Merata dan Menjanjikan

Pelatih Emerse Fae melakukan perjudian besar dengan melakukan lima perubahan pada starting XI miliknya dibanding laga pertama saat menumbangkan Ekuador. Nama-nama besar seperti Guela Doue, Seko Fofana, Bazoumana Toure, Nicolas Pepe, dan Elye Wahi diistirahatkan untuk memberi ruang bagi Odilon Kossounou, Ibrahim Sangare, Christ Inao Oulai, Amad Diallo, serta Ange-Yoan Bonny.

Keputusan ini terbukti sukses. Kelima pemain pelapis tersebut tampil sangat memuaskan, terutama gelandang muda Inao Oulai yang tampil dinamis dan cerdas dalam mengalirkan bola keluar dari tekanan pemain Jerman.

Baca juga :
Ronaldo Terancam "Dikeroyok" Rekan Setim jika Tampil Jelek Lagi

2. Dominasi Fisik atas Tim Favorit Juara

Pantai Gading sukses mendominasi jalannya pertandingan lewat keunggulan fisik yang sangat menonjol di sektor lini tengah. Sepanjang 90 menit laga berjalan, The Elephants berhasil memenangkan total 49 duel perebutan bola, unggul empat poin atas Jerman yang merupakan salah satu tim paling difavoritkan dalam turnamen ini.

Kembalinya bek Odilon Kossounou ke dalam kerangka tim utama menjadi kunci utama dari kokohnya pertahanan fisik Pantai Gading dalam meredam agresivitas para penyerang top Jerman.

3. Performa Kelas Dunia Yan Diomande

Winger muda milik RB Leipzig, Yan Diomande, kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai calon bintang besar sepak bola modern lewat penampilan yang luar biasa di sisi sayap.

Diomande berulang kali merepotkan bek senior Joshua Kimmich dan menjadi aktor intelektual di balik gol Kessie melalui umpan silang akuratnya.

Dia menyudahi pertandingan dengan rekor dua umpan kunci serta akurasi 11 operan sukses dari 15 percobaan di sepertiga akhir lapangan, yang membuatnya kini menjadi kandidat terkuat untuk menyabet penghargaan Pemain Muda Terbaik (Breakthrough Player) Piala Dunia 2026.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Timnas Pantai Gading Tim Nasional Jerman Piala Dunia 2026

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777