Penyerang Jerman, Deniz Undav (Foto: Yahoo Sports)
Toronto, Jurnas.com - Penyerang andalan VfB Stuttgart, Deniz Undav, sukses menjadi pahlawan kemenangan dramatis tim nasional Jerman, setelah mencetak dua gol (brace) untuk membekuk Pantai Gading dengan skor akhir 2-1 di Piala Dunia 2026 pada Minggu (21/6).
Dua gol penyerang berusia 29 tahun tersebut tidak hanya menobatkannya sebagai pemain terbaik (Man of the Match), melainkan juga resmi memastikan tiket kelolosan pertama bagi Die Mannschaft ke babak gugur Piala Dunia 2026 sejak 2014 silam.
Langkah impresif Undav di panggung tertinggi sepak bola dunia ini sekaligus memperpanjang catatan magisnya selama turnamen berlangsung di Amerika Utara.
Sebelumnya, pada laga pembuka menghadapi Curaçao, pemain bertinggi badan 1,79 meter ini juga sukses menyumbang satu gol serta dua asis dalam kemenangan telak 7-1, sekaligus menyamai rekor legenda sepak bola Jerman, Pierre Littbarski, sebagai pemain pengganti yang mampu mengemas dua asis dalam satu laga Piala Dunia.
Lahir pada 19 Juli 1996 di Varel, Jerman, Undav tumbuh besar di lingkungan imigran. Keluarganya merupakan keturunan etnis Kurdi Yazidi yang beremigrasi dari provinsi Urfa, Turki.
Latar belakang tersebut menjadikannya sebagai pesepak bola keturunan Yazidi pertama dalam sejarah yang sukses menembus skuat tim nasional Jerman di turnamen mayor.
Perjalanan karier sepak bolanya pun tidak berjalan mulus. Dia sempat didepak dari akademi pemuda Werder Bremen pada 2012 karena masalah postur tubuh yang dinilai terlalu pendek, sebelum akhirnya berjuang merangkak dari kompetisi kasta bawah bersama TSV Havelse, SV Meppen, hingga meledak bersama klub Belgia, Union Saint-Gilloise.
Ketajaman luar biasa yang ditunjukkan Undav saat membawa Union SG promosi, dan menjadi top skor Liga Belgia menarik minat klub Liga Premier Inggris, Brighton & Hove Albion, pada 2022.
Namun, namanya baru benar-benar melambung tinggi setelah kembali ke Jerman untuk membela VfB Stuttgart sejak musim 2023. Kala itu, dia sukses mencetak 18 gol di musim perdana dan baru saja memperpanjang kontraknya hingga Juni 2029 setelah mengemas rekor pribadi 19 gol di Bundesliga musim ini.
Performa konsisten di level klub inilah yang akhirnya membuat pelatih timnas Jerman kepincut untuk memanggilnya sejak Maret 2024 lalu, hingga kini ia bertransformasi menjadi senjata mematikan baru bagi lini serang tim panser di kejuaraan dunia.
Minggu, 21/06/2026 07:17 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:26 WIB
Sabtu, 13/06/2026 05:40 WIB
Minggu, 21/06/2026 09:45 WIB