https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Aturan Baru FIFA Gagalkan Turki Lolos Babak Gugur Piala Dunia

Mutiul Alim | Minggu, 21/06/2026 18:40 WIB



Secara matematis, Turki sebenarnya masih memiliki peluang untuk menyamai perolehan tiga poin milik Australia dan Paraguay yang berada di atas Turki kalah atas Paraguay di Piala Dunia 2026 (Foto: talkSPORT)

New York, Jurnas.com - Tim nasional Turki secara tragis dipastikan menjadi salah satu tim pertama yang tersingkir dari ajang Piala Dunia 2026, meskipun babak penyisihan grup baru menyelesaikan pertandingan kedua.

Skuat berjuluk The Crescent-Stars tersebut harus angkat koper lebih cepat menyusul kekalahan tipis 1-0 dari Paraguay di laga kedua Grup D, yang membuat mereka terbenam di dasar klasemen.

Secara matematis, Turki sebenarnya masih memiliki peluang untuk menyamai perolehan tiga poin milik Australia dan Paraguay yang berada di atas mereka, jika berhasil memenangkan laga terakhir.

Baca juga :
Keok dari Jerman Tak Cerminkan Kualitas Pantai Gading, Ini Alasannya

Namun, ambisi itu dipastikan kandas akibat adanya perubahan regulasi radikal dari FIFA yang tidak lagi menggunakan perhitungan selisih gol keseluruhan (outright goal difference) sebagai tolok ukur utama, ketika ada dua tim atau lebih yang memiliki poin kembar.

"Pada Piala Dunia 2026, jika dua tim atau lebih mengakhiri babak grup dengan jumlah poin yang sama, mereka tidak akan dipisahkan oleh selisih gol. Sebaliknya, indikator penilaian pertama yang digunakan adalah rekam jejak pertemuan langsung (head-to-head) antar tim yang bersangkutan," demikian bunyi regulasi baru FIFA yang menyelaraskan sistem turnamen dengan Piala Eropa (Euro) dikutip dari talkSPORT pada Minggu (21/6).

Baca juga :
Dramatis Bawa Jerman ke Babak Gugur, Ini Profil Deniz Undav

Penerapan aturan baru ini menjadi momok mematikan bagi Turki karena mereka tercatat selalu menelan kekalahan dari dua tim yang berada tepat di atas mereka, yakni takluk dari Australia di laga perdana dan disusul kekalahan dari Paraguay.

Alhasil, berdasarkan sistem head-to-head, Turki dipastikan tidak akan bisa menggeser posisi kedua tim tersebut dan dipaksa menyudahi turnamen sebagai juru kunci Grup D, senasib dengan Haiti di Grup C dan Tunisia di Grup F yang juga tersingkir lewat skenario serupa.

Baca juga :
Wajib Menang! Spanyol dalam Tekanan Jelang Hadapi Arab Saudi

Perubahan regulasi ini sekaligus menghapus tradisi panjang Piala Dunia yang sejak 1970 selalu mengutamakan produktivitas selisih gol total sebagai pembeda utama, sebelum beralih ke aturan head-to-head, selisih gol khusus, hingga opsi terakhir menggunakan posisi di peringkat dunia FIFA terkini.

Di saat Turki harus pulang lebih awal bersama Haiti dan Tunisia, tiga tim raksasa lainnya justru dilaporkan sudah resmi mengamankan tiket lolos ke babak 32 besar lebih cepat, yakni dua tim tuan rumah Meksiko dan Amerika Serikat, serta tim panser Jerman.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Timnas Turki Aturan FIFA Piala Dunia 2026 Regulasi Head-to-Head

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777