https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pimpinan MPR melakukan Silaturahmi Kebangsaan Dengan Menteri Pertahanan

Rizki Ramadhan | Rabu, 10/06/2020 08:20 WIB



Delegasi Pimpinan MPR RI, dipimpin Ketua MPR Bambang Soesatyo bertemu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam rangka Silaturrahmi Kebangsaan. Pimpinan MPR melakukan Silaturahmi Kebangsaan ke Kementerian Pertahanan

Jakarta, Jurnas.com - Delegasi Pimpinan MPR RI, dipimpin Ketua MPR Bambang Soesatyo bertemu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam rangka Silaturrahmi Kebangsaan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung  Bhinneka Tunggal Ika, Kemenhan Jl. Merdeka Barat Jakarta Pusat, Selasa (9/6) petang. Ikut Hadir dalam pertemuan Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Jazilul Fawaid, Syarief Hasan, Zulkifli Hasan, Arsul Sani serta Fadel Muhammad. 

Usai pertemuan, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kedatangan Pimpinan MPR secara baik. Pembicaraan yang dibahas cukup strategis, menyangkut pokok-pokok haluan negara, dan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Baca juga :
Momen Prabowo Promosikan Kopi Buatan Indonesia di DPR

Bahkan, karena pertemuan itu berlangsung cukup menyenangkan, Jazilul sempat melempar pujian terhadap sound sistem Kemenhan yang dianggapnya sangat bagus.

Silaturahmi kebangsaan itu dilaksanakan, kata Jazilul, dalam rangka  mempererat tali silaturrahim,  serta persatuan dan kesatuan dengan  berbagai elemen masyarakat. Selain itu, silaturahmi kebangsaan juga digunakan untuk menyerap aspirasi masyarakat terutama menyangkut isu-isu aktual. Salah satunya adalah RUU Haluan Ideologi Pancasila.

Baca juga :
Prabowo: Rakyat Tidak Bermimpi Kaya Raya, Hanya Ingin Hidup Layak

"Jadi, pertemuan ini adalah Silaturahmi, yang diinisiasi Pimpinan MPR untuk memperat persatuan dan kesatuan. Selain Menteri Pertahanan,  Pimpinan MPR juga sudah bertemu berbagai tokoh masyarakat. Mulai dari pimpinan media massa, organisasi masyarakat hingga Civitas Academika" kata Jazil menambahkan.

Salah satu kesimpulan dari pertemuan itu, menurut Jazil adalah kesepakatan antara kedua pihak, bahwa ideologi Pancasila tidak boleh digantikan oleh ideologi apapun. Bahkan ideologi yang berpotensi bisa  menggeser Pancasila dari posisinya, tidak boleh berkembang di Indonesia.

Baca juga :
Prabowo Cerita Dibantu Megawati Saat Luntang-Lantung
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Jazilul Fawaid Prabowo Subianto

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777