https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Covid-19, Belasan Juta Email Tipuan Dikirim ke Pengguna Gmail

Redaksi | Rabu, 20/05/2020 11:59 WIB



Pandemi Covid-19 telah menyebabkan ledakan serangan phishing di mana penjahat mencoba menipu pengguna untuk mengungkapkan data pribadi. Perusahaan Google (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Perusahaan Google mengungkapkan bahwa scammer mengirim 18 juta email tipuan tentang Covid-19 ke pengguna Gmail setiap harinya. Raksasa teknologi itu mengatakan pandemi Covid-19 telah menyebabkan ledakan serangan phishing di mana penjahat mencoba menipu pengguna untuk mengungkapkan data pribadi.

Akibat kejadian tersebut, perusahaan itu telah memblokir lebih dari 100 juta email phishing sehari. Selama sepekan terakhir, hampir seperlima adalah email penipuan yang terkait dengan covid-19.

"Virus covid-19 sekarang mungkin menjadi topik phishing terbesar yang pernah ada, dimana google gmail digunakan oleh 1,5 miliar orang," kata perusahaan itu dilansir BBC, Rabu (20/05).

Baca juga :
Arab Saudi Larang Warganya ke Indonesia dan 15 Negara Lain karena Wabah COVID-19

Modus penipuan itu dilakukan dengan mengirim berbagai macam email dengan menyamar sebagai otoritas, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam upaya untuk membujuk korban untuk mengunduh perangkat lunak atau menyumbang untuk penggalangan dana buatan.

"Penjahat dunia maya juga berusaha memanfaatkan paket dukungan pemerintah dengan meniru institusi publik," katanya.

Baca juga :
WHO Ingatkan Warga Korea Utara yang Belum Divasksin Rentan Terkena COVID-19

Google mengklaim bahwa alat pembelajaran mesinnya mampu memblokir lebih dari 99,9% email untuk menjangkau penggunanya. Pertumbuhan phishing bertema coronavirus sedang direkam oleh beberapa perusahaan keamanan cyber.

Barracuda Networks mengatakan telah melihat peningkatan 667% dalam email phishing berbahaya selama pandemi.

Baca juga :
Liga Spanyol Tolak Permintaan Laga Tunda Real Madrid

Scammers telah mengirim email dan pesan teks palsu yang mengklaim berasal dari pemerintah Inggris, WHO, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan bahkan pejabat AS, termasuk Presiden Trump.

"Serangan Phishing selalu memiliki sifat yang sama yaitu menghasut atau bergantung pada emosi yang membuat kita bertindak lebih cepat atau kurang memikirkan tindakan kita pada saat itu," kata peneliti keamanan independen Scott Helme.

"Pandemi virus korona adalah topik yang sangat emosional saat ini dan penjahat cyber jelas mengetahui hal ini. Mereka berharap bahwa orang biasa mungkin lebih cenderung mengklik tautan atau mengikuti instruksi yang buruk jika mereka menggunakan umpan ini."

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Email Tipuan Wabah Covid-19

Terkini | Senin, 22/06/2026 18:08 WIB

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Jum'at, 19/06/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swedia vs Belanda

Senin, 22/06/2026 04:04 WIB
Humanika

Peringatan HUT Jakarta Setiap 22 Juni, Ini Sejarahnya

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777