https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bersama Pertides, Kemendes Rumuskan Konsep Kampus Merdeka untuk Desa

Rizki Ramadhan | Jum'at, 31/01/2020 08:15 WIB



Dalam program tersebut mahasiswa diperbolehkan mengambil mata kuliah di luar program studi (prodi) seperti pengabdian di desa selama tiga semester Halim di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (30/1).

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, untuk membangun desa diperlukan semangat gotong royong yang memang merupakan ciri khas bangsa Indonesia.

Menteri Halim merasa senang bisa bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yaitu adanya program Kampus Merdeka untuk Desa.

"Program Kampus Merdeka ini tidak hanya membuat anak-anak cerdas, namun juga akan mengangkat perekonomian di desa," ujar Menteri Halim saat pembukaan Kampus Merdeka untuk Desa di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (30/1) malam.

Baca juga :
Kolaborasi Lintas Sektor, Mendes Yakin Pemerataan Ekonomi Desa Terwujud

Menteri Halim mengatakan, permasalahan utama yang ada di desa, setelah masalah infrastruktur selesai, adalah permasalahan sumber daya manusia.

Begitu juga dengan kepala desa, tidak banyak kepala desa yang mengenyam pendidikan tinggi. Untuk itu perlu upaya peningkatan kapasitas bagi para kepala desa.

Baca juga :
Program TEKAD Berlanjut, Mendes Targetkan Ekonomi Indonesia Timur Tumbuh

Salah satu poin dalam kebijakan Kampus Merdeka adalah magang sukarela mahasiswa hingga tiga semester. Hal itu dapat digunakan untuk meningkatkan sumber daya manusia di desa.

"Ada setidaknya tiga juta mahasiswa semester enam ke atas dan itu jika setidaknya 500.000 mahasiswa yang turun ke desa, maka dalam waktu tiga tahun permasalahan di desa bisa selesai," terang Menteri Halim.

Baca juga :
Ini Bukti Negara Hadir Permudah Pembentukan Kopdes Merah Putih

Kemendes PDTT juga menggagas adanya Proyek Desa, yang terdiri dari tiga bagian yakni konsep operasional bagaimana membangun SDM unggul di pedesaan, mentransformasikan ekonomi pedesaan, dan penerapan kebijakan Kampus Merdeka.

"Melalui forum ini, akan dirumuskan bagaimana magang di desa satu semester, dua semester hingga semester."

Dia juga berharap begitu rumusannya selesai, bisa diterapkan pada semester berikutnya.

Menteri Halim menjelaskan kampus jangan lupa dengan akar budayanya, jika lupa maka akan berkembanglah intoleransi dan radikalisme.

"Awalnya pelaksanaan pertemuan Perguruan Tinggi Untuk Desa (Pertides) ini akan diselenggarakan pada Februari mendatang, namun dipercepat akhir Januari agar bisa merumuskan penerapan kebijakan Kampus Merdeka ini di desa," kata Menteri Halim.



Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja Menteri Desa Menteri Halim

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777