https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Flores Timur Promosikan Wisata Melalui Gerakan Bale Nagi

Untung Subagja | Senin, 20/01/2020 17:05 WIB



Gerakan Bale Nagi merupakan frasa melayu Larantuka yang berarti pulang kampung Pekan Suci Semana Santa di Larantuka, Flores Timur (Humas Kemenparekraf)

Jakarta, Jurnas.com - Kabupaten Flores Timur promosikan potensi wisata melalui Gerakan Bale Nagi (GBN) yang bertujuan untuk mengajak orang-orang Flores Timur yang berada di luar Larantuka, untuk pulang kampung saat Pekan Suci Semana Santa.

Ketua Pelaksana GBN Simon Lamakadu saat Launching Gerakan Bale Nagi (GBN) yang diluncurkan di Gedung Sapta Pesona Balairung Soesilo Soedarman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menjelaskan Gerakan Bale Nagi merupakan frasa melayu Larantuka yang berarti pulang kampung.

“Bagi orang Flores Timur frasa ini memiliki arti khusus untuk mengajak masyarakat Flores Timur untuk mengangkat potensi wisata alam, budaya, dan wisata religi yang ada di daerahnya seperti hari paskah yang digelar perhelatan Semana Santa,” kata Simon.

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur Apolonia Corebima mengatakan, GBN ini merupakan sinergi antara diaspora yang ada di Luar Flores Timur.

Sebenarnya tahun lalu sudah digelar Festival Bale Nagi yang tujuannya untuk menjadi daya tarik baru bagi para peziarah. Ajang itu ternyata mampu menjaring wisatawan ke wilayah Larantuka.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

"Biasanya wisatawan yang datang ke Larantuka saat Samana Santa hanya 1-2 hari. Semoga dengan digelarnya gerakan dan Festival Bale Nagi, lama tinggal wisatawan bisa semakin panjang mencapai 7 hari," kata Apolonia.

Nia sapaan akrab Apolonia Corebima juga menjelaskan, berbagai kegiatan telah disiapkan untuk menghadirkan atraksi bagi wisatawan, seperti festival tenun ikat, kuliner lokal, dan berbagai kegiatan lainnya sebelum akhirnya mengikuti prosesi Semana Santa atau Pekan Suci yang merupakan sebuah perayaan liturgi dan devosi umat Katolik di Larantuka.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata yang saat ini berubah nomenklatur menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizky Handayani menambahkan, setiap tahunnya, banyak wisatawan asing yang antusias mengikuti ritual rohani yang merupakan salah satu peninggalan bersejarah dalam sejarah umat Kristen-Katolik tersebut.

“Ratusan orang peziarah dari mancanegera hadir di Larantuka. Karena Semana Santa ini sudah ada sejak dahulu di Larantuka, prosesinya hampir sama dengan yang ada di Portugal. Jadi ini menjadi daya tarik wisata religi bagi wisatawan,” kata Rizky.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Wisata Kemenparekraf Flores Timur Gerakan Bale Nagi

Terkini | Selasa, 19/05/2026 00:01 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777