https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Divestasi Saham Vale Dukung Pengembangan Mobil Listrik

Untung Subagja | Jum'at, 17/01/2020 23:55 WIB



Vale Indonesia memproduksi nikel, yang merupakan bahan tambang strategis yang digunakan sebagai bahan baku industri baja maupun baterai Menteri BUMN Erick Thohir

Jakarta, Jurnas.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) bagian dari rencana strategis pengembangan mobil listrik di Indonesia.

"Mobil listrik ke depan itu akan menjadi bagian sangat penting," kata Erick dalam acara Indonesia Millenial Summit 2020 di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Indonesia memiliki total penduduk 271 juta orang, sehingga mobil listrik menjadi peluang usaha yang besar ke depannya.

Baca juga :
Ini Doa dan Keutamaan Mabit di Muzdalifah yang Wajib Diketahui Jemaah Haji

Apalagi, Presiden Joko Widodo menginginkan transportasi publik di ibu kota baru menggunakan kendaraan listrik.

Dengan demikian, komponen baterai sebagai bahan baku utama mobil listrik menjadi sesuatu yang sangat penting.

Baca juga :
Bolehkah Makan Daging Kurban Sendiri? Segini Takarannya

"Negara kita merupakan salah satu produsen nikel terbesar di dunia. Dengan demikian, akuisisi (saham divestasi) Vale ini menjadi bagian penting dari rencana strategis ke depan," kata Erick Thohir.

Proses divestasi saham Vale masih berjalan dan kemungkinan pada pertengahan 2020 sudah diselesaikan.

Baca juga :
Pastikan Keselamatan Penerbangan, DPR Dukung Penguatan Pelayanan Navigasi

Sebelumnya, perusahaan induk BUMN pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) dan PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) bersama pemegang sahamnya, Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining (SMM), menandatangani perjanjian pendahuluan pengambilalihan 20 persen saham divestasi Vale.

Pemerintah telah menunjuk MIND ID, sebagai identitas baru PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), untuk mengambil saham divestasi Vale.

Langkah ini sesuai dengan mandat MIND ID untuk mengelola cadangan mineral strategis Indonesia dan mendorong hilirisasi industri pertambangan.

Vale Indonesia memproduksi nikel, yang merupakan bahan tambang strategis yang digunakan sebagai bahan baku industri baja maupun baterai termasuk untuk kendaraan listrik.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Erick Thohir mobil listrik Vale Indonesia divestasi

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777