https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Industri Pengguna Plastik Sachet Harusnya Buat Pabrik Daur Ulang

Redaksi | Senin, 16/12/2019 11:25 WIB



Hal itu dikarenakan belum ada pihak-pihak yang ingin mendirikan pabrik daur ulangnya, termasuk industri yang menggunakan plastik kemasan shacet ini Ilustrasi plastik kemasan sachet (foto: Google)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), Pris Polly Lengkong mengatakan, para pemulung sering mengabaikan sampah plastik multilayer atau sachet. Bukan tanpa alasan, itu karena sampah jenis ini selain harganya murah, juga sulit untuk menjualnya.

“Hal itu dikarenakan belum ada pihak-pihak yang ingin mendirikan pabrik daur ulangnya, termasuk industri yang menggunakan plastik kemasan shacet ini,” kata Pris Polly.

Ia sangat menyayangkan tidak adanya dukungan dari industri yang menggunakan plastik kemasan sachet ini.  “Artinya, mereka kurang memperhatikan dampak di hulunya,” ujarnya.

Baca juga :
Lollan: Daur Ulang Kapal Penting untuk Wujudkan Laut Bersih dan Aman

Karena itu, untuk memotivasi para pemulung untuk mengambil sampah plastik sachet ini, Pris Polly Lengkong mendorong agar industri pengguna plastik kemasan multilayer atau sachet ini mau membuat pabrik daur ulang.

Atau jika tidak bisa, para industri itu setidaknya memberikan tanggung jawab sosialnya atau CSR kepada para pemulung, dengan membeli hasil sampah sachet yang dikumpulkan para pemulung dengan harga yang lebih tinggi.

Baca juga :
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ASDP Daur Ulang 100 kg Seragam Bekas

“Yang penting bisa merangsang pemulung untuk mau mengambil sampah plastik sachet ini,” ucap Pris Polly.

Kalau bisa, Pris Polly juga menyarankan agar industri terkait jangan menggunakan bahan plastik multilayer di dalam kemasannya tapi berbahan selopan yang bisa didaur ulang.

Baca juga :
Tekan Dampak Lingkungan, ASDP Daur Ulang 100 Kg Limbah Tekstil

Sebenarnya, kata Pris Polly, IPI selalu diajak kerja sama oleh industri pengguna plastik kemasan sachet ini, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. “Padahal sudah ada home industry yang berusaha untuk mengolahkan, seharusnya para industri itu harus mendukungnya, Tapi nyatanya masih belum ada dukungan dari mereka,” katanya.

Melihat kenyataan ini, menurut Pris Polly, seharusnya pemerintah justru harus tegas membuat aturan. “Kalau mau larang plastik, seharusnya yang residu atau multilayer ini, jangan yang bisa didaur ulang. Kalau ini kan tidak, justru yang dilarang itu penggunaan plastik yang sudah jelas bisa diolah lagi. Jadi ada apa?  Saya melihatya ada pihak-pihak ketiga yang bermain di sini,” ujarnya.

 

 

 



Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Plastik Kemasan Sachet Daur Ulang

Terkini | Selasa, 19/05/2026 00:51 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777