https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hasil Inovasi Masih Minim Masuk Pasar Industri

Redaksi | Jum'at, 08/11/2019 21:45 WIB



dana abadi yang mencapai Rp990 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga akan digunakan untuk mengerjakan 49 jenis prioritas riset nasional Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang PS Brodjonegoro usai menghadiri acara peluncuran buku Leaders of a New Planet di Jakarta, Jumat (08/11).

Jakarta, Jurnas.com – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang PS Brodjonegoro mengatakan dana abadi riset akan difokuskan pengembangan hasil inovasi agar mampu memasuki pasar industri. Pasalnya selama ini masih sedikit hasil inovasi yang mampu menembus pasar. 

“Dana abadi salah satunya difungsikan untuk mendorong inovasi jadi bagaimana agar prototive itu bisa kemudian masuk ke dunia usaha,” kata Bambang usai menghadiri acara peluncuran buku Leaders of a New Planet di Jakarta, Jumat (08/11).

Dia menuturkan dana abadi yang mencapai Rp990 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga akan digunakan untuk mengerjakan 49 jenis prioritas riset nasional yang mengacu pada sembilan bidang utama dalam lima tahun ke depan.

Baca juga :
Pameran Hakteknas Tampilkan 145 Inovasi Perguruan Tinggi

“Tentunya yang akan jadi prioritas kalau dalam konteks peningkatan daya saing Indonesia, pertama yang mendesak adalah kebencanaan dan perubahan iklim. Kemudian hilirisasi dari sumber daya alam kita. Ketiga lebih kepada produk development, riset yang mengarah kepada produk development, baik pertanian maupun industri,” tuturnya.

Menurut Bambang, Indonesia telah memiliki banyak peneliti serta penemuan-penemuan yang berkualitas, namun sedikit yang mampu masuk ke dalam pasar industri. Bahkan, hanya sampai pada tataran prototive.

Baca juga :
Telah Hadir Inpari Arumba, Padi Kaya Antioksidan

“Peneliti kita banyak, inisiatif banyak, teamwork bagus, namun mereka belum sampai pada real product dan komersial. Mereka hanya sampe pada prototive dan belum bisa sampai ke pasar,” ujarnya.

“Mereka hanya sampai paten, contohnya LIPI 350 paten, namun lisence (produk paten akhirnya dibeli produsen) hanya 23. Memang masih jauh dan masih sangat sedikit. Untuk itu, kita harus perbanyak paten, untuk jadi inovasi agar menjadi produk yang bisa laku di pasar,” tambahnya.

Baca juga :
Peserta Pameran I3E Alami Peningkatan Setiap Tahun

 

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hasil Inovasi Dana Abadi Riset Bambang PS Brojonegoro

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777