https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Warung Tuman, Mutiara Tersembunyi di Tangerang Selatan

Eka Wahyu Pramita | Minggu, 07/07/2019 20:01 WIB



Rasanya tak berlebihan jika menikmati masakan di Warung Tuman seperti menemukan mutiara tersembunyi. Aneka menu di warung Tuman (Foto: Ecka Pramita)

Tangerang Selatan, Jurnas.com - Menikmati masakan rumahan di kota tentu Seperti menemukan mutiara. Rasa itulah yang akan pengunjung dapatkan saat menikmati masakan di Warung Tuman.

Sebuah warung dengan konsep pawon (dapur) yang membawa bayangan makan di dapur rumah Simbah. Saat pertama kali datang pengunjung langaung masuk ke dapur. Semua lauk masih di atas kompor, untuk menu gorengan dibikin sesuai kita mau pesen apa.

Biasanya konsep pawon sengaja diset biar tampak tradisional-nya, tapi di sini benar-benar dapur dengan sentuhan seadanya seutuhnya, tidak sengaja dirapihkan.

Untuk menu, gabungan si pemilik Pak Eko dan Bu Nanien, pasutri asal Jawa dan Padang. Ada resep turunan keluarga dari Padang, sayur ikan calabalatui pakai ikan nila yang dibakar dulu lalu dimasak pakai tiga macam daun: kunyit, kemangi, dan singkong. Gimana bisa bayangin kan enaknya ketemu santan?

Baca juga :
10 Kue Lebaran Tradisional dari Berbagai Daerah Indonesia, Tak Cuma Nastar

Nah bagi Anda penyuka menu Jawa ada sayur iwak pari yang lebih dulu diasapin. Ditambah deretan menu lain tumis bunga pepaya, dendeng batokok, gulai daging, mendoan, telor dadar krispi, pisang goreng. Kalau minuman ada kopi rempah yang jadi andalan warung ini.

Eko mengatakan awal dirintisnya Warung Tuman tiga bulan lalu, karena pekerjaan kantoran yang membuatnya sedikit jenuh karena monoton. Lalu kenapa tidak bikin warung makan di rumah, terlebih sang istri pintar masak

Baca juga :
10 Kue Lebaran Tradisional dari Berbagai Negara di Dunia

"Akhirnya kami bagi tugas, istri ngurus menu dan resep, saya bagian infrastruktur dan promosi. Jadilah warung tuman yang berarti nagih atau ketagihan. Dan rata-rata pengunjung yang datang akan kembali lagi ke sini," ucap Eko antusias.

Yang seru lagi baik Eko atau Nanien juga selalu menyambut pengunjung dengan hangat, diajak ngobrol santai, seolah merasa di rumah sendiri.

Baca juga :
Deretan Kuliner Khas Ramadan dari Jawa Barat, Ada Mie Glosor hingga Awug

Soal harga, jangan kuatir tidak akan bikin kantong jebol, menu mulai 10 ribu rupiah Anda sudah dimanjakan masakan rumahan yang bikin selalu kangen pulang ke rumah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warung Tuman Makanan Tradisional

Terkini | Selasa, 19/05/2026 08:48 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777