https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pengguna Ganja Cenderung Bertambah Berat Badan

Redaksi | Selasa, 23/04/2019 18:55 WIB



Sebuah penelitian menemukan bahwa merokok ganja dapat menyebabkan kenaikan berat badan karena pengguna mungkin mendapatkan kudapan. Ilustrasi tanaman ganja

Jurnas.com - Sebuah penelitian menemukan bahwa merokok ganja dapat menyebabkan kenaikan berat badan karena pengguna mungkin mendapatkan kudapan.

Rata-rata 5 sampai 7 orang yang merokok ganja memiliki berat dua pon lebih dari seseorang yang tidak, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology.

Para peneliti mengingatkan bahwa ganja tidak boleh dianggap sebagai bantuan penurunan berat badan, tetapi mereka mengatakan datanya jelas.

Baca juga :
Sudah Diet Berat Badan Tidak Turun, Ini Alasannya

"Selama periode tiga tahun, semua peserta menunjukkan peningkatan berat badan, tetapi yang menarik, mereka yang menggunakan ganja memiliki peningkatan yang lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah menggunakan," ujar Omayma Alshaarawy, asisten profesor kedokteran keluarga di Michigan State dilansir UPI.

"Studi kami dibangun di atas bukti yang semakin kuat bahwa efek yang berlawanan ini terjadi," tambahnya.

Baca juga :
8 Camilan Lezat Bernutrisi untuk Menaikkan Berat Badan Ideal

Para peneliti membandingkan indeks massa tubuh, BMI, untuk 33.000 orang di atas usia 18 yang dikumpulkan sebagai bagian dari survei untuk Survei Epidemiologi Nasional Alkohol dan Kondisi Terkait. Survei termasuk wawancara pribadi berbantuan komputer tentang penggunaan ganja, berat badan dan tinggi badan.

"Kami menemukan bahwa pengguna, bahkan mereka yang baru memulai, lebih cenderung pada berat badan normal dan lebih sehat dan tetap pada berat itu," kata Alshaarawy. "Hanya 15 persen pengguna tetap yang dianggap obesitas dibandingkan dengan 20 persen bukan pengguna."

Baca juga :
Studi: Senyawa dalam Darah Ular Piton Berpotensi Jadi Obat Diet Lebih Aman

Alshaarawy menambahkan bahwa perbedaan rata-rata 2 pon sepertinya tidak banyak, tetapi ia menemukan pada lebih dari 30.000 orang dengan semua jenis perilaku berbeda dan masih mendapatkan hasil ini.

Sebuah studi 2011 juga menunjukkan bahwa obesitas di kalangan pengguna ganja lebih rendah, yaitu 17,2 persen, dibandingkan di antara mereka yang tidak merokok, pada 22 persen.

Namun, para peneliti memperingatkan orang untuk tidak melihat ganja sebagai bantuan penurunan berat badan. Penelitian lain mengaitkan panci merokok dengan selera makan yang lebih besar, asupan kalori yang lebih tinggi, dan tekanan darah tinggi.

"Ada terlalu banyak masalah kesehatan di sekitar ganja yang jauh lebih besar daripada potensi positif, namun efeknya terhadap peningkatan berat badan," kata Alshaarawy. "Orang seharusnya tidak menganggapnya sebagai cara untuk mempertahankan atau bahkan menurunkan berat badan."

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pengguna Ganja Berat Badan

Terkini | Selasa, 19/05/2026 14:42 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777