https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Filmkan Pasien tanpa Izin, Rumah Sakit Ini Minta Maaf

Redaksi | Minggu, 07/04/2019 08:01 WIB



Pihak rumah dituding sakit sengaja merekam lewat kamera yang dipasang di tiga kamar operasi Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

California, Jurnas.com - Sebuah rumah sakit di California Selatan, Amerika Serikat mengeluarkan permintaan maaf kepada sejumlah pasien, yang diam-diam telah difilmkan selama operasi ginekologi.

Lebih dari 80 wanita menggugat Rumah Sakit Sharp Grossmont di La Mesa pekan lalu, menuduh pihak rumah sakit sengaja merekam lewat kamera yang dipasang di tiga kamar operasi, sebagai bagian dari upaya untuk menangkap kemungkinan pencuri narkoba.

Sebagai bagian dari gugatan class action yang pertama kali diajukan tiga tahun lalu, seorang perempuan mengklaim dia tercatat saat melahirkan melalui operasi caesar darurat.

Baca juga :
Kesaksian Korban Selamat Serangan Pakistan: Rasanya Seperti Kiamat

"Tidak ada yang pernah meminta saya untuk merekam salah satu momen paling mengubah hidup saya," kata Melissa Escalera kepada awak media dikutip Association Press pada Minggu (7/4).

"Aku tidak akan pernah setuju untuk direkam pada saat rentan itu," lanjut dia.

Baca juga :
Satu Pasien di Jepang Meninggal Dunia Setelah Terima Suntikan Kemoterapi

Rumah sakit dekat San Diego mengatakan dalam sebuah surat pernyataan bahwa kamera yang dipasang pada 2012 dan 2013 dimaksudkan untuk merekam orang-orang yang berada di depan ruang anestesi.

Namun, diungkapkan pasien dan petugas medis yang yang terlihat oleh kamera, direkam tanpa suara.

Baca juga :
Keluar dari RS, Eks Marinir AS yang Tangannya Patah Teriak Free Palestine

Melalui penyelidikan, petugas rumah sakit mengidentifikasi orang yang mereka percaya mencuri obat-obatan dan orang itu tidak lagi bekerja di sana.

Rumah sakit pun telah berhenti menggunakan metode pengawasan ini. Sementara video rekaman disimpan di brankas yang aman, dan hanya dirilis sebagai tanggapan terhadap proses hukum atau permintaan pasien tertentu.

"Kami dengan tulus meminta maaf bahwa upaya kami mungkin telah menyebabkan kesulitan bagi para wanita yang tercatat, keluarga mereka, dan orang lain yang kami layani," tulis surat itu.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Rumah Sakit Video Ilegal

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777