https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bayi Venezuela Ini Hampir Tewas karena Kekurangan Gizi

Supianto | Rabu, 06/03/2019 12:10 WIB



Tidak lama setelah tiba di Kolombia lima bulan lalu, Moreno melahirkan Deivismar, yang kini dirawat karena kekurangan gizi. Anak perempuan Ana Moreno, Deivismar, dirawat karena kekurangan gizi (Foto: Steven Grattan/Al Jazeera)

Cucuta, Kolombia - Ana Moreno menatap putrinya yang berumur empat bulan, Deivismar, di ranjang rumah sakit di kota Cucuta, perbatasan Kolombia. Dua minggu yang lalu, Deivismar hampir mati.

"Itu akibat diet saya ketika saya berada di Venezuela. Kami tidak berkecukupan ," kata Moreno.

"Karena itulah dia dilahirkan dengan masalah ini (kurang gizi)," sambungnya.

Tidak lama setelah tiba di Kolombia lima bulan lalu, Moreno melahirkan Deivismar, yang kini dirawat karena kekurangan gizi.

Seperti halnya kasus Moreno, masalah kesehatan di kalangan anak-anak dan ibu muda terlalu umum di wilayah tersebut.

Rumah sakit-rumah sakit perbatasan Kolombia berada di titik puncak dengan masuknya orang-orang Venezuela yang tiba setiap hari.

Beberapa adalah migran yang melarikan diri untuk mencari peluang baru di luar negeri, sementara yang lain bolak-balik untuk menerima perawatan medis yang tidak dapat mereka temukan di tanah air mereka.

Banyak yang datang dengan masalah kesehatan yang serius, membuat rumah sakit Kolombia di bawah tekanan kuat.

Menurut Dr Atilio Rivera, ketua tim Kolombia di Project HOPE, organisasi bantuan kesehatan dan kemanusiaan global, salah satu alasan malnutrisi terjadi adalah karena orang hamil Venezuela kekurangan gizi sendiri.

"Mereka disebut `ibu yang kekurangan` dengan anemia dan BMI rendah. Hal ini menyebabkan bayi dengan berat lahir rendah dan karena itu, banyak yang cenderung kekurangan gizi akut," kata Rivera.

"Air susu ibu juga tidak terlalu bergizi karena ini," sambungnya.

Seperti makanan pokok, obat sulit diperoleh di Venezuela. Orang yang menderita penyakit dan kondisi lain seperti HIV / AIDS, diabetes dan TBC memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, yang hampir tidak mungkin diperoleh di Venezuela.

"Secara pribadi, ini adalah salah satu krisis kemanusiaan paling serius yang saya lihat dalam 20 tahun terakhir," kata Rivera, yang telah bekerja dalam krisis kesehatan di seluruh dunia.

"Sistem kesehatan Venezuela ambruk karena 39 persen staf telah meninggalkan fasilitas kesehatan untuk bermigrasi," pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Konflik Venezuela Juan Guaido Amerika Latin Nicolas Maduro

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Humanika

Jum'at, 10/07/2026 20:01 WIB

Sejumlah Alasan Menikah Memerlukan Mahar

Jum'at, 10/07/2026 17:01 WIB

Begini Tata Cara Salat Hajat, Catat Ya

Jum'at, 10/07/2026 10:10 WIB

Bulan Safar Membawa Kesialan, Benarkah?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777