https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Desak Pacar Bunuh Diri, Wanita Ini Dihukum Penjara

Redaksi | Selasa, 12/02/2019 09:30 WIB



Seorang wanita asal Massachusetts memulai hukuman penjara 15 bulan pada Senin setelah dinyatakan bersalah karena mengirim pesan singkat (SMS) Michelle Carter, wanita berusia 22 tahun (foto: UPI)

Jakarta, Jurnas.com - Seorang wanita asal Massachusetts memulai hukuman penjara 15 bulan pada Senin setelah dinyatakan bersalah karena mengirim pesan singkat (SMS) untuk mendesak pacarnya bunuh diri.

Hakim Pengadilan Remaja Kabupaten Bristol Lawrence Moniz memutuskan bahwa Michelle Carter, 22, akan segera mulai menjalani hukuman penjara atas kasus kematian pacarnya, Roy.

"Ini merupakan cobaan berat selama empat tahun bagi keluarga kami," kata Becky Maki, bibi Roy dilansir UPI.

Baca juga :
Tak Mau Kasus Anak SD Terulang Lagi, Pria di NTT Bagi-bagi Buku

"Ini adalah hari yang telah kita nantikan. Kami merasa keadilan telah terjadi. Ini adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi. Semoga itu tidak akan pernah terjadi lagi," tambahnya.

Pengacara pembela Carter meminta Moniz untuk menjauhkan Carter dari penjara sementara mereka berusaha agar kasus ini disidangkan oleh Mahkamah Agung AS .

Baca juga :
Pelayat Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Mahkamah Agung Massachusetts pada Senin membantah mosi darurat oleh Carter mencari penundaan lebih lanjut dari hukuman pembunuhan tidak disengajanya.

Tim hukumnya mengatakan, mereka akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung AS dalam beberapa bulan mendatang.

Baca juga :
DPR Segera Panggil Mendikdasmen Bahas Siswa Bunuh Diri di NTT

"Kasus ini, secara hukum, belum berakhir," kata pengacara pembela Joseph Cataldo. "Kami sepenuhnya bermaksud untuk mengajukan banding ke Mahkamah Agung Amerika Serikat dalam 90 hari ke depan."

Pekan lalu negara bagian itu menegakkan keyakinan pembunuhan berencana terhadap Carter, yang menyatakan bahwa dia "mendesak" Roy dengan pesan teks yang meyakinkannya untuk "kembali" ke sebuah truk yang berisi asap beracun untuk menindaklanjuti rencana untuk bunuh diri pada 2014 ketika dia berusia 17 tahun dan Roy berusia 18 tahun.

Pengadilan mengutip teks-teks Carter kepada teman-teman di mana dia mengatakan kematian Roy adalah kesalahannya karena dia menyuruhnya untuk kembali ke truk setelah dia "takut" dan meninggalkan kendaraan saat dia menghirup karbon monoksida.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bunuh Diri Berita Unik

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

Humanika

Sabtu, 11/07/2026 01:30 WIB

11 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Jum'at, 10/07/2026 20:01 WIB

Sejumlah Alasan Menikah Memerlukan Mahar

Jum'at, 10/07/2026 17:01 WIB

Begini Tata Cara Salat Hajat, Catat Ya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777