https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mahathir Tegaskan Malaysia Tidak akan Tunduk kepada Israel

Supianto | Selasa, 29/01/2019 13:35 WIB



Saya menemukan bahwa dunia harus mengikuti apa yang dikatakan Israel. Saya tidak mengerti karena dunia memiliki kekuatan tetapi masih harus mendengarkan Israel, tetapi kami tidak akan melakukannya Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: Twitter )

Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad angkat bicara terhadap keputusan Komite Paralimpik Internasional (IPC) yang membatalkan Malaysia sebagai tuan rumah Kejuaraan Renang Para Renang Dunia 2019.

"Mereka ingin membatalkan, biarkan mereka membatalkan. Saya menemukan bahwa dunia harus mengikuti apa yang dikatakan Israel. Saya tidak mengerti karena dunia memiliki kekuatan tetapi masih harus mendengarkan Israel, tetapi kami tidak akan melakukannya," kata Mahathir dilnasir Anadolu.

Mahathir mengatakan jika Malaysia tidak dapat menyelenggarakan Olimpiade, maka negaranya akan menjadi tuan rumah kegiatan lainnya. Ia menekankan Malaysia tidak akan pernah memiliki hubungan dengan Israel.

Baca juga :
Positif COVID-19, Mahathir Mohamad Dirawat di Rumah Sakit

"Kami berpegang pada prinsip kami bahwa Israel adalah negara penjahat dan telah melanggar hukum internasional tanpa ada siapa pun mengatakan soal itu," ujar Mahathir.

"Jadi kami memiliki hak untuk menyuarakan perasaan dan kebijakan kami sendiri," tambah dia, seraya menambahkan tindakan Malaysia mirip dengan Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa yang tidak mengizinkan orang asing tertentu masuk ke negara mereka.

Baca juga :
Waketum Garuda: Mahathir Mohamad Pemimpin yang Berubah Jadi Pemimpi Tersesat

"Ini normal, tapi kami punya alasan. Orang-orang ini (atlet Israel) tidak mencari suaka, tidak dalam ketakutan, kesakitan atau kesulitan,” jelas Mahathir.

IPC sebelumnya membatalkan Malaysia sebagai tuan rumah Kejuaraan Renang Dunia 2019 yang dijadwalkan mulai 29 Juli hingga 4 Agustus di Kuching.

Baca juga :
Kondisi Mantan PM Malaysia Mahathir Mulai Membaik

Menurut IPC, keputusan itu diambil karena Malaysia menolak keikusertan atlet Israel dalam kejuaraan yang akan berlangsung di Kuching pada 29 Juli-4 Agustus itu.

Presiden Andrew Parsons menyampaikan lembaganya harus mencari tuan rumah yang baru karena Malaysia mencoret keikutsertaan atlet Israel karena alasan politik.

"Semua Kejuaraan Dunia harus terbuka untuk semua atlet dan bangsa yang memenuhi syarat untuk bertanding dengan aman dan bebas dari diskriminasi," ujar Parsons.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mahathir Mohamad Komite Paralimpik Internasional Renang Dunia 2019

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777