https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mantan Budak Seks Militer Jepang Tutup Usia

Redaksi | Rabu, 05/12/2018 17:40 WIB



Kim, lahir di Pyongyang pada tahun 1922, dibawa ke sebuah rumah bordil militer di China pada tahun 1940 selama pemerintahan kolonial Jepang di Semenanjung Korea. Mantan budak seks militer Jepang asal Korea Selatan (foto:UPi)

Jakarta - Seorang korban perbudakan seksual militer Jepang asal Korea Selatan meninggal di usia 96 tahun pada Rabu (05/12). Kom Sun-ock merupakan budak seks selama perang Jepang di era 90an.

Kematian Kim Sun-ock merupakan kematian ke-26 dari korban perbudakan seksual militer Jepang selama Perang Dunia II menjadi yang disinyalir berjumlah 240 orang.

Kim, lahir di Pyongyang pada tahun 1922, dibawa ke sebuah rumah bordil militer di China pada tahun 1940 selama pemerintahan kolonial Jepang di Semenanjung Korea.

Baca juga :
Ini Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Sesuai Syariat Islam

Setelah Perang Dunia II, dia pernah tinggal di Tiongkok setelah menikahi pria China. Dia kembali ke Korea Selatan pada tahun 2005 dan memulihkan kewarganegaraan Korea-nya.

Dia berada di garis terdepan dalam upaya mengungkapkan kebenaran tentang kejahatan perang Jepang. Dia berpartisipasi dalam protes reguler di Seoul untuk menuntut permintaan maaf dari pemerintah Jepang.

Baca juga :
KPK Periksa Pengusaha Heri Black Terkait Korupsi Bea Cukai

Namun meski ada protes dari para wanita-wanita tersebut, isu wanita penghibur tetap tidak terselesaikan antara Korea Selatan dan Jepang.

Pemerintah Korea Selatan dan Jepang mencapai kesepakatan pada tahun 2015 untuk mendirikan yayasan yang akan mengawasi kompensasi bagi korban yang selamat.

Baca juga :
KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Korupsi Kuota Haji

Namun, korban yang masih hidup memprotes persetujuan tersebut, dengan mengatakan Jepang mencoba melarikan diri dengan kejahatan masa perang dengan membayar uang tanpa membuat permintaan maaf resmi.

Para korban meminta pemerintah Korea Selatan untuk membatalkan perjanjian dan membubarkan yayasan. Korea Selatan mengumumkan bulan lalu bahwa mereka akan membubarkan yayasan sementara Jepang mencabut keputusan tersebut.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Budak Seks Jepang Korea Selatan

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777