https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Indonesia Darurat Konsumsi Sayur dan Buah

Eka Wahyu Pramita | Kamis, 29/11/2018 16:30 WIB



Rendahnya konsumsi sayuran dan buah membuat penyakit tidak menular pun semakin meningkat.  Dokter dan Vegan, Susianto Tseng (Foto: Dokpri)

Jakarta - Konsumsi buah dan sayuran masyarakat Indonesia mengacu data BPS 2016 mencapai 173 gram per hari, lebih kecil dari angka kecukupan gizi Badan Kesehatan Dunia (WHO), 400 gram per hari. Sementara konsumsi buah lebih sedikit ketimbang sayuran, yaitu 67 gram per kapita per hari.

Generasi kita kekurangan konsumsi sayur dan buah, menurut Riskesdas 2018 terdapat 95.5 persen yang belum mengonsumsi sayur dan buah. Anjuran pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk mengkonsumsi buah-buahan hingga 2-3 porsi perhari nampaknya belum menjadi prioritas masyarakat.

Menurut Dr Susianto Tseng, saat ini konsumsi makanan cepat saji atau junkfood masih menjadi menu favorit apalagi aksesnya juga makin dimudahkan. "Padahal kalau tubuh kita kekurangan konsumsi buah dan sayur dampaknya bisa jangka panjang, bahkan saat ini penyakit tidak menular justru banyak menyerang usia muda, masih produktif," ungkapnya.

Baca juga :
Mendes Sebut Program Tekad Terbukti Dirasakan Manfaatnya oleh Warga Desa

Kekurangan sayur dan buah dalam usia produktif jadi berisiko terserang penyakit degeneratif atau penyakit tidak menular.

Dokter yang juga Vegan ini mengatakan
konsumsi sayuran secara teratur akan membantu seseorang yang berisiko penyakit jantung kembali berkultivasi memperoleh kesehatan tubuh dan jiwanya.

Baca juga :
Legislator PKB Kecam Penyekapan WNI di Tambang Ilegal Malaysia

"Selain memperbaiki kualitas jantung, konsumsi sayuran akan menurunkan risiko sembelit. Kandungan serat dalam sayuran akan melancarkan pencernaan," imbuhnya.

Banyak manfaat mengkonsumsi sayuran secara teratur bagi tubuh, dan mengolah sayuran menjadi berbagai jenis menu makanan dan minuman akan memberikan variasi menghindari rasa bosan makan sayuran.

Baca juga :
Kemenhaj Siapkan Layanan Konsumsi Siap Santap jelang Armuzna

Mengonsumsi buah dan sayuran secara teratur, disiplin, menjadi kunci menjaga daya tahan tubuh dari serangan penyakit. "Rumus sayuran dalam piring sangat sederhana: 1/3 sayuran, 1/3 nasi, 1/6 buah dan 1/6 lauk. Jadi jangan abaikan sayuran dan buah untuk ditambahkan di piring Anda," imbau Presiden International Tempe Foundation ini.

Menurutnya kebiasaan makan sayur bagi anak-anak masih kurang diupayakan. Makan sayur adalahsoal kebiasaan dan pembiasaan, bagaimana orang tua ikut berperan di rumah agar anak menyukai sayur dan buah.

"Kalau orang tua tidak mencontohkan ya bagaimana anaknya juga suka sayur. Mulailah dengan makan bersama, olah sayur jadi makanan yang menarik minat anak, ajak anak menikmati rasa asli sayur," pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Susianto Tseng Sayuran Buah Penyakit Degeneratif

Terkini | Rabu, 20/05/2026 10:15 WIB

News

Legislator PKB Sarankan Prabowo Tempuh Jalur BoP untuk Bebaskan Jurnalis RI

News

KPK Limpahkan Dua Perkara Korupsi Sudewo ke Penuntutan

News

Jelang Tahun Ajaran Baru, Mensos Minta Tata Kelola Sekolah Rakyat Diperkuat

Gaya Hidup

Ini Sejarah dan Makna dari Peringatan Hari Lebah Sedunia Setiap 20 Mei

News

Misbakhun Soroti ADK Ex Officio LPS: Jangan Sekadar Datang, Duduk, Diam

News

Baleg DPR Kaji Tumpang Tindih Penentuan Kerugian Negara di Kasus Korupsi

News

Misbakhun Tegaskan Penyesuaian Tugas DK LPS Wajib Dikonsultasikan ke DPR

News

Wamensos Pastikan Renovasi Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Mulai Jalan

Humanika

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Setiap 20 Mei, Ini Sejarahnya

News

Menhaj Bertolak ke Saudi Pimpin Amirulhaj, Pastikan Layanan Jemaah Terkawal

Gaya Hidup

Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia

Humanika

Mengapa Nobar Film Pesta Babi Sering Dibubarkan? Ini Sederet Alasannya

Humanika

Begini Pola Hidup Sehat yang Diajarkan Rasulullah

Humanika

Apa Penyebab Dam saat Haji dan Cara Membayarnya?

Olahraga

Valentino Rossi Ingin Pertahankan 1 Rider Italia untuk Timnya di 2027

Gaya Hidup

20 Ucapan Hari Kebangkitan Nasional yang Penuh Makna

News

Cegah Ebola, Bahrain Tangguhkan Kedatangan Wisatawan dari 3 Negara Afrika

Ekonomi

Menkeu Purbaya Sebut Penerimaan Pajak Tahun Ini Naik 16,1 Persen

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777