https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pertides Jadi Instrumen Percepatan Pembangunan Desa

Rizki Ramadhan | Selasa, 07/08/2018 17:05 WIB



Secara nasional, sebanyak 84 perguruan tinggi telah tergabung dalam forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides). Jumlah ini terus meningkat seiring makin banyaknya jumlah perguruan tinggi yang tertarik dan konsentrasi pada pengembangan perdesaan Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDTT) Anwar Sanusi pada International Conference of Rural Development di Ijen Suites Hotel Malang, Selasa (7/8)

MALANG - Secara Nasional, sebanyak 84 Perguruan Tinggi telah tergabung dalam forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides). Jumlah ini terus meningkat seiring makin banyaknya jumlah perguruan tinggi yang tertarik dan konsentrasi pada pengembangan perdesaan.

Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDTT) Anwar Sanusi pada International Conference of Rural Development di Ijen Suites Hotel Malang, Selasa (7/8).

"Termasuk Universitas Brawijaya juga anggota dari Pertides. Memang jika dibandingkan dari jumlah perguruan tinggi yang totalnya ada 4.000-an, ini sangat sedikit jumlahnya. Tapi kita tidak harus bekerja sama dengan semua perguruan tinggi. Kita perlu memilih perguruan tinggi yang selama ini memiliki konsentrasi di pembangunan perdesaan," katanya.

Baca juga :
Sekjen Kemnaker: Pengantar Kerja Harus Miliki Kemampuan yang Sesuai Era Digital

Pada kegiatan yang digelar oleh Universitas Brawijaya tersebut Anwar Sanusi mengatakan, dari 84 perguruan tinggi anggota Pertides ini, memiliki ribuan mahasiswa yang siap diluncurkan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik. Melalui program tersebut, lanjut dia, maka perguruan tinggi telah menjadi instrumen bagi percepatan pembangunan perdesaan.

"Bayangkan setiap KKN, ada ribuan mahasiswa yang diberi pengetahuan tentang desa, yang akhirnya mereka bisa membaca ternyata permasalahan desa itu begini, lalu kita ajarkan mereka mengelola dan memecahkan masalahnya," papar Sekjen Kemendes PDTT.

Baca juga :
Kemnaker Gelar Business Matching Dengan Industri Perhotelan Jepang

Selain diharapkan membantu memecahkan permasalahan di desa, program KKN juga diyakini mampu menumbuhkan rasa cinta mahasiswa terhadap desa. Sehingga ketika mahasiwa tersebut telah menyelesaikan pendidikan, akan kembali ke desa menjadi pelopor pembangunan desa.

"Mereka (mahasiswa) kan ke desa tidak untuk main-main. Dengan diberikannya mereka kesempatan untuk memecahkan permasalahan di desa saat KKN, ini akan menimbulkan memori terutama kecintaan mereka terhadap desa," ujarnya.

Baca juga :
Anwar Sanusi Kemukakan Regulasi dalam Membangun Sistem Informasi Pasar Kerja

Anwar Sanusi mengatakan, peran perguruan tinggi sangat besar dalam proses percepatan pembangunan desa, baik melalui KKN, penelitian, dan berbagai sumbangsih inovasi seperti halnya teknologi tepat guna. Ia berharap, perguruan tinggi terutama yang tergabung dalam forum Pertides turut berperan aktif membantu pemerintah dalam mengentaskan desa tertinggal.

"Kita ingin perguruan tinggi memberikan dukungan pada progran kementerian. Mengkritik pun tidak masalah," harapnya

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Kemendes Pertides Anwar Sanusi

Terkini | Minggu, 25/10/2026 17:59 WIB

News

Target Khamis Mushait, Koalisi Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah Houthi

News

Ajak Rakyat Rasional, Fahri: Kebijakan Prabowo untuk Menutup Kebocoran

News

Bentrokan Pecah di Roma, Massa Lempar Benda Peledak ke Polisi

Gaya Hidup

Bulan Purnama Hunter`s Moon Muncul 25–26 Oktober, Ini Cara Mengamatinya

News

Widya Pratiwi Kawal Penerbitan 27 Sertipikat Tanah Transmigran di Maluku

News

Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Penjaga Hutan dan Pencegah Karhutla

News

Kabut Asap 2026: Krisis Tidak Dapat Dibebankan kepada Indonesia Semata

News

Waspada Modus BSU 2026, Kemnaker Minta Pekerja Lindungi Data Pribadi

News

Bandara Riyadh Ubah Terminal Mulai 25 Oktober, Penumpang Diminta Cek Jadwal

News

Demo Anak Muda di Barcelona Berujung Ricuh, Toko Dijarah-Kontainer Dibakar

Humanika

Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi dalam Hadis Nabi Muhammad

News

Demo Yellow Vests, Prancis Dilaporkan Minta Operator Siaga Batasi Medsos

Humanika

Nabi Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak, Ini Maknanya

Humanika

Pentingnya Mendengarkan Nasihat dari Orang Bijak

Kesehatan

Kampanye Kesadaran Kesehatan Paru-Paru Setiap 25 Oktober, Ini Tujuannya

Gaya Hidup

Mengenal Sejarah Hari Opera Sedunia yang Diperingati Setiap 25 Oktober

Gaya Hidup

Mengapa Hari Pasta Sedunia Diperingati Setiap 25 Oktober?

Gaya Hidup

Hari Seniman Internasional Setiap 25 Oktober, Ini Sejarahnya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777