https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mahyudin Tolak Reformasi Jilid II

Supianto | Rabu, 23/05/2018 07:30 WIB



Perjalanan 20 tahun reformasi telah banyak hal positif yang dicapai, salah satunya adalah kebebasan pers dan kebebasan berpendapat. Wakil Ketua MPR, Mahyudin Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada ratusan mahasiswa STIE Muhammadiyah Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur, Selasa (22/5).

Kalimantan Timur - Perjalanan 20 tahun reformasi telah banyak hal positif yang dicapai, salah satunya adalah kebebasan pers dan kebebasan berpendapat. Namun, bagi Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin kebebasan itu cenderung kebablasan.

"Eforia demokrasi yang demikian ramai masih disalahgunakan dengan begitu mudahnya orang menebar fitnah, hoax, dan sebagainya. Itu catatan 20 tahun reformasi," kata Mahyudin usai menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada ratusan mahasiswa STIE Muhammadiyah Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur, Selasa (22/5).

Meski demikian, Mahyudin berharap reformasi yang telah membawa kemajuan bisa membuat bangsa Indonesia lebih baik lagi.

Baca juga :
Uji Materi Ditolak MK, Reformasi ASN Didorong Lebih Terarah dan Terukur

"Meski ada kekurangan, kita bisa berbuat sesuatu yang lebih baik lagi di masa depan," ujarnya.

Mahyudin juga menolak adanya usulan atau wacana untuk melakukan reformasi jilid II. Bagi Mahyudin, reformasi jilid II tidak ada urgensinya. Sebaiknya bangsa ini bisa menjaga ketenangan dan situasi kondusif. Ide-ide seperti reformasi jilid II hanya akan memecah-belah bangsa.

Baca juga :
PB PMII Desak Reformasi Total Peradilan Militer, Soroti Dualisme Hukum

"Tidak usahlah macam-macam. Tidak ada agenda yang mendesak untuk itu. Ide itu dikait-kaitkan dengan agenda Pilpres. Mari kita jaga ketenangan dan situasi yang kondusif, jangan sampai ada ide-ide seperti itu yang akan memecahbelah bangsa. Saya kira (reformasi jilid II) tidak perlu dibicarakan," katanya.

Terkait reformasi yang dilakukan mahasiswa dan penyampaian Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada mahasiswa, Mahyudin menjelaskan mahasiswa perlu mendapat peguatan dasar dan ideologi negara, yaitu Pancasila.

Baca juga :
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April

"Dengan demikian diharapkan Pancasila bisa menjadi perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," harapnya.

"Dengan sosialisasi ini kami harap bisa membendung pengaruh pengaruh budaya asing yang tidak cocok dengan budaya kita sehingga kita tidak kehilangan jati diri bangsa kita. Hal ini yang kita perkuat," sambungnya.

"Karena itu  hari ini kami ada di kampus-kampus dengan harapan generasi muda bisa menjadi generasi emas di masa mendatang dan membuat Indonesia lebih baik lagi," tutupnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR Mahyudin reformasi

Terkini | Selasa, 28/07/2026 07:33 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777