https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Cacingan Masalah Kesehatan Utama Anak Indonesia

Redaksi | Jum'at, 23/03/2018 13:25 WIB



Rendahnya kesadaran masyarakat akan penyakit ini dan gejala yang tidak terdeteksi bahkan cenderung terabaikan. Combantrin bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) meluncurkan kampanye #JamMainKita.(FOTO : ISTIMEWA)

Jakarta - Data WHO tahun 2015 menunjukkan, lebih dari 270 juta anak pra-sekolah dan 600 juta anak usia sekolah tinggal di lingkungan dengan sanitasi yang buruk dimana cacing dapat berkembang biak dengan cepat.

Rays Mitchelle, Brand Manager Combantrin, menjelaskan, infeksi cacingan merupakan salah satu dari masalah kesehatan utama di Indonesia. "Hal ini terjadi karena rendahnya kesadaran masyarakat akan penyakit ini dan gejala yang tidak terdeteksi bahkan cenderung terabaikan," jelasnya pada peluncuran gerakan #JamMinKita oleh PT Johnson & Johnson Indonesia di Jakarta, Kamis (22/3).

Infeksi cacingan dapat mempengaruhi asupan (intake), pencernaan (digestive), penyerapan (absorbsi), dan metabolisme makanan. Secara kumulatif terlebih apabila terjadi dalam jangka waktu yang relatif lama, cacingan dapat menimbulkan kerugian terhadap kebutuhan zat gizi karena kurangnya kalori dan protein, serta kehilangan darah.

Baca juga :
Momen Pemain Arsenal Merayakan Juara Liga Inggris

Selain dapat menghambat perkembangan fisik, kecerdasan dan produktifitas kerja, cacingan juga dapat menurunkan ketahanan tubuh penderitanya sehingga mudah terkena penyakit lainnya. Hasil survei Bank Dunia pada tahun 2016 bahkan menunjukkan bahwa Indonesia mengalami kerugian ekonomi sebesar Rp 30-33 miliar per tahun akibat penyakit cacing.

"Dalam beberapa kasus, banyak orangtua berpikir bahwa infeksi cacingan disebabkan oleh tempat yang tidak higienis, sehingga mereka membatasi ruang bermain anak-anaknya," kata Mitchelle.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Melalui gerakan #JamMainKita, Combantrin ingin membangkitkan permainan tradisional Indonesia yang banyak melibatkan aktivitas fisik. "Kami juga ingin mengajak para orangtua untuk memberi keleluasaan pada ruang bermain anak dan berinteraksi sosial agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal serta memberikan perlindungan bagi kesehatan mereka dari infeksi cacing," lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga ingin mengundang masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam memberikan suara untuk ikrar (pledge) yang kami selenggarakan demi meyakinkan para orangtua di Indonesia agar tetap mengizinkan anak-anak mereka kembali bermain di luar rumah bersama keluarga dan melakukan tindakan pencegahan dari infeksi cacing.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Combantrin LPAI anak cacing main

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777