https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Jika Stres Anjing Sangat Agresif terhadap Majikannya

Subhan Kuncoro | Kamis, 21/12/2017 10:27 WIB



Sean Wensley, Ahli Bedah Hewan Senior di rumah sakit hewan setempat mengatakan, anjing dapat menjadi agresif saat merasa terancam. Ilustrasi Anjing Galak

Jakarta - Bagi sebagian orang, memelihara anjing sangat menyenangkan. Namun, bagi sebagian yang lain justru menakutkan karena ketika stres anjing bisa menyerang majikannya.

Di Tanah Air berita serangan anjing terhadap majikannya telah beberapa terdengar. Di luar negeri kasus serupa juga kerap terjadi. Yang teranyar, di Virginia Amerika Serikat, seorang wanita muda meninggal dalam keadaan tragis setelah dianiaya oleh anjingnya sendiri.

Kepolisian setempat mengatakan Bethany Stephens (22) diserang oleh dua ekor anjing peliharaannya saat jalan-jalan. Peristiwa ini sangat mengejutkan karena Bethany telah mengadopsi dan memelihara kedua anjing tersebut sejak anak-anak.

Baca juga :
Lazare, Anjing Tertua di Dunia Mati di Usia 30 Tahun
Lalu, apa yang membuat seekor anjing bisa menyerang pemiliknya secara dramatis?

Seperti dikutip dari laman bbc.com, menurut para ahli secara umum ada beberapa faktor yang membuat anjing berprilaku agresif terhadap majikannya. Salah satunya, faktor stres. Sean Wensley, Ahli Bedah Hewan Senior di rumah sakit hewan setempat mengatakan, anjing dapat menjadi agresif saat merasa terancam.

Baca juga :
Stres di Masa Remaja Bisa Ganggu Perkembangan Otak Berdampak Jangka Panjang
"Motivasi untuk banyak gigitan anjing adalah rasa takut," ujarnya.

Rasa takut tersebut bisa memicu stres pada anjing. Ketakutan itu biasanya berhubungan dengan hal-hal yang sangat dekat dengan mereka. Misalnya, ketakutan kehilangan tempat istirahat favorit, tempat tidur, atau mangku makanan. Jika hal-hal tersebut terancam, maka anjing bisa seketika takut dan stres. Puncaknya, mereka bisa menyerang majikannya sendiri.

Baca juga :
Ternyata Stres Tidak Tunggal, Ilmuwan Temukan 7 Jenis Tekanan Mental
Wensley menyarankan, sang majikan untuk memantau dan memastikan prilaku anjing peliharaan.

"Jika ada perilaku kompetitif di antara mereka, itu bisa menyebabkan agresi antara anjing yang berpotensi diarahkan pada pemiliknya," kata Wensley.

Pelatih sekaligus ahli prilaku anjing Carolyn Menteith menyatakan, anjing mengungkapkan ketidaknyamana melalui bahasa tubuh.

"Anjing hanya memiliki isyarat bahasa tubuh untuk melakukannya," ujar dia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Anjing Stres Agresif

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777